Investasi Besar AC Milan Mulai Terlihat Salah Arah, 3 Pemain Seharga €90 Juta jadi Transfer Flop?

AC Milan terancam investasi bodong senilai €90 juta di bursa transfer 2025/2026. Performa De Winter, Jashari, dan Nkunku belum sepadan dengan harga mahalnya.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 19 Desember 2025, 23:43 WIB
Mario Gila dari Lazio (kanan) dan Christopher Nkunku dari AC Milan berebut bola dalam laga Serie A antara AC Milan dan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan tampil apik pada musim 2025/2026 ini. Namun, ada catatan penting tentang para pemain yang didatangkan pada bursa transfer awal musim karena gagal memberi dampak signifikan.

Sorotan tajam kini mengarah pada investasi besar yang telah dikeluarkan Rossoneri. Total dana mencapai €90 juta digelontorkan untuk tiga pemain baru.

Alih-alih menjadi solusi, transfer tersebut justru memunculkan masalah baru di berbagai lini. Performa Christopher Nkunku dan kawan-kawan di lapangan belum mencerminkan nilai investasi.

Situasi ini membuat publik San Siro mulai resah karena jelang tengah musim performa mereka tak kunjung membaik. AC Milan terancam mengulang kesalahan mahal dalam perencanaan skuad.


Tiga Transfer Mahal yang Belum Memberi Jawaban

Pemain Napoli, Rasmus Hojlund, berebut bola dengan pemain AC Milan Koni De Winter dalam laga Piala Super Italia di Riyadh, Arab Saudi, Jumat, 19 Desember 2025. (AP Photo/Altaf Qadri)

Koni De Winter, Ardon Jashari, dan Christopher Nkunku menjadi simbol belanja besar Milan musim panas ini. Ketiganya ditebus dengan total €90 juta.

Massimiliano Allegri bahkan menjadikan trio ini sebagai tulang punggung dalam laga krusial. Namun, kontribusi nyata di lapangan belum terlihat konsisten.

De Winter terus disorot karena kesalahan teknis yang berulang. Ia dinilai belum mampu mengisi peran penting di jantung pertahanan.

Jashari juga belum menunjukkan pengaruh signifikan di lini tengah. Ritme permainannya masih jauh dari harapan dalam laga besar.


Nkunku dan Risiko Investasi Bodong

Striker anyar AC Milan, Christopher Nkunku. (AC Milan)

Di lini depan, Nkunku justru menjadi potret kemandekan Milan. Peluang emas terbuang dan keputusan akhir kerap mengecewakan.

Kehadirannya belum menjawab kebutuhan Milan akan penyerang yang klinis. Situasi ini kontras dengan ekspektasi tinggi saat transfer diumumkan.

Kegagalan kolektif ketiga pemain ini memicu istilah keras: investasi bodong. Dana besar belum berbanding lurus dengan dampak di lapangan.

Jika tak segera ada perbaikan, Milan berisiko menanggung beban finansial dan teknis sekaligus. Musim 2025/2026 bisa berubah menjadi pelajaran pahit soal belanja tanpa hasil.

Sumber: SempreMilan


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya