Mohamed Salah Sudah Memainkan Laga Terakhirnya di Liverpool?

Mohamed Salah disebut bisa saja telah memainkan laga terakhirnya bersama Liverpool sebelum terbang membela Mesir di Piala Afrika.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 19 Desember 2025, 16:30 WIB
Mohamed Salah berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus memperbaiki catatan Liverpool di Liga Inggris saat bersua Aston Villa pada Minggu (02/11/2025) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Spekulasi mengenai masa depan Mohamed Salah di Liverpool kembali menguat jelang dibukanya bursa transfer Januari. Penyerang asal Mesir itu bahkan disebut bisa saja telah memainkan laga terakhirnya bersama The Reds sebelum terbang membela negaranya di Piala Afrika.

Isu tersebut diungkapkan oleh mantan kepala pemandu bakat Manchester United dan Blackburn Rovers, Mick Brown. Sosok yang dikenal memiliki jaringan kuat di dunia sepak bola Inggris itu menilai Salah masih belum sepenuhnya bahagia di Anfield, meski sudah kembali masuk dalam skuad utama Liverpool.

Salah sempat mendapat sambutan hangat dari publik Anfield ketika masuk sebagai pemain pengganti saat Liverpool mengalahkan Brighton 2-0. Dukungan suporter itu menjadi sinyal bahwa fans masih berdiri di belakang sang legenda klub. Namun di balik atmosfer positif tersebut, diyakini masih ada persoalan internal yang belum benar-benar tuntas.

Masalah yang membuat Salah merasa tidak puas memang sempat dikesampingkan demi kepentingan tim. Kendati demikian, perasaan tidak nyaman itu disebut belum sepenuhnya hilang.


Transfer Januari Dinilai Tidak Realistis

Penyerang Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah, berlari membawa bola dalam pertandingan Premier League antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge, London, pada 4 Oktober 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Meski kondisi internal belum sepenuhnya kondusif, peluang Salah hengkang pada Januari dinilai sangat kecil. Selain karena akan membela Mesir di Piala Afrika, peran Salah masih dianggap krusial bagi Liverpool dalam sisa musim ini.

Football Insider sebelumnya melaporkan bahwa pintu keluar Salah pada Januari praktis tertutup, meskipun opsi tersebut bisa kembali dibahas pada bursa transfer musim panas mendatang.

Mick Brown menegaskan, keputusan untuk melepas pemain sekelas Salah di tengah musim akan menjadi langkah berisiko bagi Liverpool. Ia juga menyoroti sikap Salah yang sempat memicu kontroversi.

“Saya cukup terkejut dengan pernyataannya. Dalam situasi sulit, justru pemain besar harus tampil memimpin di lapangan, bukan menunjukkan kekecewaan secara terbuka,” ujar Brown.


Masalah Salah dan Slot Belum Usai

Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot (kiri), memeluk striker Liverpool asal Mesir bernomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris, pada 27 November 2024. Liverpool memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Oli SCARFF/AFP)

Menurutnya, situasi saat ini memang terlihat mereda setelah Salah kembali bermain dan mendapat dukungan suporter. Namun, itu belum tentu berarti semua masalah telah selesai.

Brown menilai Salah tetaplah pemain dengan kualitas luar biasa yang bisa menentukan hasil pertandingan kapan saja. Hal inilah yang membuat keputusan pelatih Arne Slot mencadangkan Salah sebelumnya menjadi langkah berani.

Lanjut Baca:

“Manajer tidak boleh merasa posisinya dilemahkan oleh pemain, siapa pun dia,” tegas Brown.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya