Rekomendasi Saham Hari Ini 18 Desember 2025: ANTM, BBRI, SMGR, TAPG, TLKM

Berikut rekomendasi saham saat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan saham Kamis, (18/12/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 18 Desember 2025, 07:33 WIB
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Kamis, (18/12/2025). IHSG hari ini akan menguji 8.464-8.560. Bagaimana strategi rekomendasi saham hari ini?

IHSG melemah tipis 0,11% ke posisi 8.677 dan masih didominasi oleh tekanan jual meskipun cenderung mengecil pada perdagangan saham Rabu, 17 Desember 2025.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.560 sekalis menutup area gap tipisnya.

“Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” kata dia.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.553,8.493 dan level resistance 8.714,8.821 pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance di 8.620-8.720 pada perdagangan Kamis pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Buy on Weakness

Saham ANTM menguat 1,68% ke 3.020 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan oleh MA60. “Saat ini, posisi ANTM diperkirakan berada pada awal dari wave [iii] dari wave 5,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 2.980-3.010

Target Price: 3.140, 3.280

Stoploss: below 2.960

 

2.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Buy on Weakness

Saham BBRI menguat 1,63% ke 3.750 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. “Kami memperkirakan, posisi BBRI saat ini berada di akhir wave (i) dari wave [c],” kata dia.

Buy on Weakness: 3.720-3.740

Target Price: 3.820, 3.860

Stoploss: below 3.680

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) - Buy on Weakness

Saham SMGR terkoreksi 0,72% ke 2.750 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakan SMGR pun belum mampu break MA20. “Kami memperkirakan, posisi SMGR saat ini berada pada bagian dari wave iv dari wave (a),” kata dia.

Buy on Weakness: 2.690-2.750

Target Price: 2.930, 3.010

Stoploss: below 2.650

 

4.PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) - Buy on Weakness

Saham TAPG ditutup flat ke 1.490 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi TAPG saat ini berada pada abgian dari wave [iv] dari wave C,” kata dia.

Buy on Weakness: 1.415-1.465

Target Price: 1.565, 1.615

Stoploss: below 1.340

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 17 Desember 2025

Pekerja tengah melintas di dekat papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (29/12/2017), IHSG menguat 41,60 poin atau 0,66 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah tipis pada perdagangan saham Rabu, (17/12/2025). Koreksi IHSG terjadi di tengah transaksi harian saham sentuh Rp 37,8 triliun dan investor asing beli saham.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,11% ke posisi 8.677,34. Indeks LQ45 merosot 0,21% ke posisi 852,57. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.729,46 dan level terendah 8.660,74. Sebanyak 379 saham menguat sehingga tahan koreksi IHSG. 284 saham melemah dan 140 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.718.075 kali dengan volume perdagangan saham 54,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 37,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.675. Investor asing beli saham Rp 266,18 miliar.

Dari 11 sektor saham, empat sektor saham melemah. Sektor saham teknologi turun 2,82%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham consumer siklikal susut 1,16%, sektor saham basic melemah 0,22%, dan sektor saham properti turun 0,18%.

Sementara itu, sektor saham infrastruktur bertambah 2,32%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi menanjak 0,82%, seltor saham industri mendaki 0,90%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,14%. Lalu sektor saham kesehatan menguat 0,96%, sektor saham keuangan bertambah 0,22%. Sektor saham infrastruktur mendaki 2,32% dan sektor saham transportasi mendaki 0,62%.

 

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya