Fenomena Unik di Jepang: Kuliner Inggris Diminati Warga Lokal, Turis Asal Inggris Kaget

Dulu makanan Inggris jadi bahan ejekan internasional, ternyata di Jepang jadi rebutan warga lokal.

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 21 Desember 2025, 19:30 WIB
The best types of fish for fish and chips. (Photo: Nik/Unsplash)

Liputan6.com, Tokyo - Seorang pria asal Inggris dibuat terkejut saat mengunjungi sebuah restoran bertema Barat di Jepang setelah mendapati mayoritas pengunjung justru warga lokal yang menikmati hidangan khas Inggris. Fenomena tersebut menarik perhatian karena makanan Inggris kerap menjadi bahan ejekan internasional, mulai dari kacang polong lembek hingga cokelat Mars yang digoreng dengan balutan tepung.

Pengalaman itu dibagikan oleh influencer asal Inggris, James Edwards, yang tengah berlibur di Jepang. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Edwards menceritakan kebingungannya saat menemukan restoran tersebut menyajikan menu khas Inggris seperti fish and chips, shepherd’s pie, hingga haggis.

Yang mengejutkan, Edwards mengaku menjadi satu-satunya turis asing di dalam restoran tersebut. Seluruh meja dipenuhi pengunjung warga Jepang. Padahal, Jepang selama ini dikenal luas sebagai negara dengan salah satu tradisi kuliner terbaik di dunia, demikian laporan The Mirror, Minggu (21/12/2025).

Fenomena ini diduga berkaitan dengan ketertarikan budaya Jepang terhadap Inggris. Pengaruh budaya populer Inggris, mulai dari film, sastra, hingga ikon global seperti Harry Potter dan Paddington, dinilai turut membentuk apresiasi terhadap berbagai aspek budaya Inggris, termasuk kulinernya.

Edwards sempat mempertimbangkan untuk memesan jerk chicken, sebelum akhirnya memilih fish and chips. Hidangan tersebut disajikan lengkap dengan cuka dan saus tartar, sebagaimana tradisi di Inggris.

“Makanannya 10 dari 10,” ujar Edwards, seraya mengaku terkesan melihat masih adanya restoran dan warga Jepang yang mengapresiasi masakan Inggris. Ia juga mencatat bahwa restoran bergaya gastropub Inggris kini mulai bermunculan di berbagai wilayah Jepang.

Sejumlah pengguna media sosial menyoroti sejarah panjang pengaruh Inggris terhadap kuliner Jepang. Salah satunya menyebut nasi kari yang populer di Jepang diperkenalkan kepada tentara Jepang oleh Angkatan Laut Inggris, sebelum kemudian diadaptasi secara luas oleh kantin dan restoran bergaya Barat.

Fenomena ini menunjukkan bahwa masakan Inggris tidak lagi dipandang sebelah mata. Sebaliknya, hidangan-hidangan tersebut dinilai memiliki pengaruh tersendiri dalam perkembangan tradisi kuliner Jepang, sekaligus menegaskan bahwa makanan Inggris dapat diterima dan diapresiasi di luar negeri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya