Airlangga Tinjau Program Magang Nasional di Emtek Group, Jadi Investasi Pemerintah Menuju Indonesia Emas

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung Program Magang Nasional di Emtek Group. Dia menegaskan, Program Magang Nasional merupakan investasi strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 17 Desember 2025, 14:37 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung Program Magang Nasional di Emtek Group. Dia menegaskan, Program Magang Nasional merupakan investasi strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas. (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung Program Magang Nasional di Emtek Group. Dia menegaskan, Program Magang Nasional merupakan investasi strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas.

Menurutnya, tingkat seleksi peserta magang yang sangat ketat menunjukkan kualitas generasi muda yang terpilih. 

“Dari seluruh pendaftar, hanya sekitar 6–8 persen yang dinyatakan lolos dan diterima di berbagai perusahaan. Artinya, anda semua adalah yang terbaik. Ini kesempatan langka, tidak semua lulusan mendapat pengalaman kerja seperti ini,” ujar Airlangga saat meninjau para peserta magang nasional di SCTV Tower, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan, program ini juga membuka akses bagi peserta magang untuk masuk ke perusahaan kelas dunia (world class company), salah satunya EMTEK Group yang menjadi acuan perusahaan global seperti Google dan Apple, yang mengapresiasi potensi talenta Indonesia di perusahaan tersebut. 

“Saya senang karena jumlah engineer kita banyak. Saya juga seorang engineer,” bangga dia.

Airlangga menyebut, EMTEK Group menjadi salah satu mitra yang aktif menerima peserta magang nasional, seiring berkembangnya industri digital media dan ekonomi kreatif di Indonesia. Ia menekankan, peserta magang adalah aset masa depan bangsa sebab selama program berjalan selama enam bulan, mereka dibiayai langsung oleh pemerintah.

“Kenapa ini disebut investasi? Karena pemerintah membayar anda untuk belajar, beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan mendapatkan pengalaman profesional,” jelas Airlangga.

 

Disiapkan untuk Pimpin Indonesia

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung Program Magang Nasional di Emtek Group. Dia menegaskan, Program Magang Nasional merupakan investasi strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas. (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Airlangga menyebut, program magang nasional memang ditujukan bagi lulusan tahun 2025 dengan rentang usia 21–23 tahun. Mereka dinilai sebagai generasi emas yang akan memimpin Indonesia 20 tahun ke depan.

“Dua puluh tahun dari sekarang, Anda yang akan berdiri di depan, menggantikan generasi senior hari ini,” yakin Airlangga.

Kepada para peserta magang nasional, Airlangga juga menyoroti pesatnya transformasi teknologi global. Ia menjelaskan, Indonesia sempat tertinggal pada revolusi komputer dan internet, namun berhasil menjadi pemain utama dalam revolusi smartphone yang mendorong Indonesia menjadi salah satu pasar ekonomi digital terbesar di ASEAN.

Airlangga optimis, ke depan, melalui Digital Economy Framework Agreement, nilai ekonomi digital Asia diproyeksikan meningkat dari USD 1 triliun menjadi USD 2 triliun pada 2030. Untuk itu, Indonesia membutuhkan banyak tenaga engineer agar pasar domestik tidak dikuasai pemain asing.

“Indonesia punya kekuatan pasar domestik. Ini harus diisi oleh pemain dalam negeri, seperti Vidio dan industri kreatif digital lainnya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” dorong dia.

 

Kunci Indonesia Emas

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung Program Magang Nasional di Emtek Group. Dia menegaskan, Program Magang Nasional merupakan investasi strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas. (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Airlangga menegaskan, kunci utama menuju Indonesia Emas adalah sumber daya manusia (SDM). Sebagai contoh nyata,  Singapura sebagai salah satu negara di ASEAN yang berhasil keluar dari jebakan middle income trap meski tanpa sumber daya alam, karena fokus pada pengembangan pembagunan manusia.

“Arahan Pak Presiden, kita kejar SDM, kita potong kemiskinan dengan makan bergizi gratis kemudian sekolah rakyat, sekolah unggulan Garuda, itu semua demi memutus rantai kemiskinan dengan kepandaian,” beber Airlangga. 

Menutup pidatonya, Airlangga mendorong peserta magang untuk terus belajar, membangun jejaring, dan memanfaatkan kepercayaan yang telah diberikan pemerintah.

“Ingat, anda adalah investasi negara. Pemerintah percaya pada Anda, dan ini adalah harapan untuk masa depan Indonesia yang cerah,” dia menandasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya