2 Tantangan Manoj Punjabi Bikin Film Janur Ireng, Ogah Aji Mumpung Mentang-Mentang Punya IP Besar

Produser Manoj Punjabi beberkan proses produksi Janur Ireng, prekuel film box office Sewu Dino yang mendulang 4,8 jutaan penonton dua tahun silam.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 17 Desember 2025, 13:00 WIB
Produser Manoj Punjabi beberkan proses produksi Janur Ireng, prekuel film box office Sewu Dino yang mendulang 4,8 jutaan penonton dua tahun silam. (Foto: Dok. Instagram @manojpunjabimd)

Liputan6.com, Jakarta - Produser Manoj Punjabi berbagi cerita soal proses produksi film Janur Ireng. Janur Ireng adalah prekuel film Indonesia box office Sewu Dino dengan bintang Mikha Tambayong, yang dirilis dua tahun silam. Sewu Dino mendulang 4,8 jutaan penonton.

Ada jeda dua tahun dari Sewu Dino menuju Janur Ireng. Terkait jeda cukup panjang ini, Manoj Punjabi buka suara. Manoj Punjabi menyadari, Sewu Dino berpotensi besar membentuk jagat sinema sendiri layaknya Danur dari Risa Saraswati.

Meski demikian, produser film KKN di Desa Penari dan Ipar Adalah Maut ogah aji mumpung. Mentang-mentang Sewu Dino menjadi film Indonesia terlaris 2023, Manoj Punjabi tak mau ngebut dengan sekuel atau prekuel pada 2024. Ini bukan tanpa alasan.

“Saya dan Mas Kimo sepakat mau yang terbaik. Jadi bukan aji mumpung, gue punya IP besar, ayo manfaatkan. Enggak begitu. MD Pictures punya banyak universe. Ada banyak yang kita masih pending. Ini lebih ke timing,” beri tahunya.

Film Janur Ireng yang akan tayang di bioskop mulai 24 Desember 2025 mengisahkan Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Ratu Rafa) tak boleh bersatu. Keluarga besar dan keturunan mereka yakin saat Sabdo-Intan bersatu, mereka mempunyai kekuataan yang tak terkalahkan.

 


Punya Universe Sendiri

Manoj Punjabi. (Foto: Dok. Instagram @manojpunjabimd)

Ini membuat paman mereka, Arjo Kuncoro (Tora Sudiro) berinisiatif untuk “mengendalikan” keduanya. Sabdo dan Intan kemudian dibawa ke rumah mewah milik keluarga Kuncoro, dijanjikan kekayaan. Apes, ini jadi awal malapetaka untuk keduanya.

“Cerita Sewu Dino itu dari Simpleman, punya universe tersendiri, ada tujuh buku. Potensinya besar banget. Janur Ireng ini sangat penting. Sewu Dino menghasilkan 4,9 juta penonton di tahun 2023. Itu jadi pressure bagi saya,” kata Manoj Punjabi.


Menaikkan Standar Storytelling

Poster film Janur Ireng. (Foto: Dok. MD Pictures)

“Di mana kita mau bikin (prekuel) tapi harus menaikkan standar storytelling. Dari mutu, kami perlu SDM seperti sutradara dan penulis skenario andal, semuanya penting. Bujet juga penting, kami berani menghabiskan (anggaran) untuk bisa menaikkan kualitas,” akunya.

Selain beban kesuksesan Sewu Dino, Manoj Punjabi menguak tantangan berikutnya yakni cerita. Dengan adanya buku Sewu Dino karya Simpleman, seharusnya mempermudah tim penulis naskah untuk menegakkan kisah untuk dibawa ke layar lebar.

 


Yang Paling Menantang: Cerita

Tora Sudiro dalam film Janur Ireng. (Foto: Dok. MD Pictures)

Namun, buku juga membuka sejumlah kemungkinan baru terkait mulai dari mana penuturannya. Khalid Kashogi dan Kimo Stamboel lantas berembuk sekaligus menggodok cerita Janur Ireng hingga akhirnya matang untuk dibawa ke lokasi syuting.

“Balik lagi yang paling menantang itu cerita. Kami bolak-balik (revisi) karena angle-nya banyak banget dari Simpleman. Kita mau sesederhana apa saat bertutur di layar lebar,” urai Manoj Punjabi.

“Di skrip kami mau bawa ke mana, padahal kami punya buku lo harusnya lebih mudah tapi nyatanya lebih tertantang,” cetusnya kala ditemui di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, pekan ini.

Menilik situs resmi Cinema XXI, Janur Ireng lolos sensor untuk 17 tahun ke atas. Dirilis dengan judul resmi Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel, film ini siap menyapa para pencinta sinema dengan durasi 94 menit.

 

infografis journal 5 Film Horor Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak. (LIputan6.com/Trie Yasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya