Sumardji Mundur dari Posisi Manajer Timnas Indonesia, Pilih Fokus ke BTN

Sumardji memutuskan mundur dari jabatan Manajer Timnas Indonesia agar bisa lebih fokus ke posisinya sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 16 Desember 2025, 20:36 WIB
Sumardji (kanan) meletakkan jabatannya sebagai Manajer Timnas Indonesia dan memilih fokus pada tugas Ketua Badan Tim Nasional (BTN) selepas kegagalan di SEA Games 2025 Thailand. (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji memutuskan mundur dari jabatan manajer Timnas Indonesia di semua kelompok umur. Hal ini dia sampaikan dalam jumpa pers dengan awak media di Menara Mandiri II, Jakarta, pada Selasa (16/12/2025) malam WIB.

Sebagaimana diketahui, pria berusia 53 tahun sebelumnya nyaris selalu jadi pendamping skuad Garuda kala tampil di ajang-ajang internasional, termasuk saat SEA Games 2025 Thailand.

Namun selepas memori pahit kegagalan Garuda Muda lolos semifinal ajang multievent Asia Tenggara, Sumardji memilik meletakkan jabatan manajer ke tangan federasi.

Penyebabnya, dia ingin lebih fokus menunaikan tugas sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN). Menurutnya, dia punya tugas berat di sana untuk mendongkrak kembali performa Timnas Indonesia berbagai kelompok umur yang menunjukkan tanda-tanda penurunan tahun ini.

"Saya akan menyerahkan tugas dan tanggung jawab saya sebagai manajer timnas, baik senior dan juga kelompok umur, termasuk manajer timnas SEA Games. Saya serahkan tugas dan tanggung jawab yang saya emban selama ini kepada Ketua Umum," ujar Sumardji, Selasa (16/12/2025).

"Selanjutnya, saya akan fokus di Badan Tim Nasional. Karena ke depan, berkaitan dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan di Badan Tim Nasional, memang luar biasa beratnya. Kita tahu bahwa di tahun ini, timnas, baik senior maupun kelompok umur kecuali U-17, mengalami sesuatu yang memang memerlukan kerja yang ekstra, fokus, dan (usaha) betul-betul agar bisa mengembalikan kejayaan seperti sebelumnya," tambah dia.


Berharap PSSI Temukan Pengganti Tepat

Konferensi pers PSSI di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (16/12/2025) malam dihadiri dua anggota Exco, Endri Erawan dan Sumardji. (Bola.com/Hery Kurniawan)

Lebih lanjut, Sumardji juga memastikan bahwa keputusan meletakkan jabatan ini dia buat dengan sudah melalui pertimbangan matang. Pasalnya, pria berusia 53 tahun mengakui bahwa tugas dan tanggng jawab manajer teramat berat.

Terkait pengganti, Sumardji berharap PSSI selanjutnya bisa menemukan sosok manajer baru yang paling tepat.

"Agar supaya berkaitan dengan manajer timnas, ke depan dicarikan sosok paling tepat, paling ikhlas, paling bertanggung jawab, yang terbaik," tegasnya.


Permintaan Maaf Sumardji

Manajer Timnas Indonesia U23, Sumardji (kiri) dan Indra Sajafri (kanan) memberikan semangat kepada timnya saat melawan Myanmar U23 pada pertandingan SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Jumat (12/12/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dengan berakhirnya posisi dia sebagai manajer Timnas Indonesia, Sumardji untuk terakhir kalinya menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan Garuda Muda dalam SEA Games 2025 Thailand.

Lanjut Baca:

Dia berkomitmen setelah ini bakal bekerja keras di Badan Tim Nasional (BTN) untuk mengembalikan presatasi skuad sepak bola Merah Putih seperti sebelumnya. "Saya juga mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik berkaitan dengan tidak berhasilnya gelaran SEA Games. Kita tidak bisa lolos ke semifinal dan tentu ini sangat menyulitkan serta mengecewakan kita semuanya," kata Sumardji lagi. "Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya, dan saya akan berusaha di Badan Tim Nasional untuk bisa lebih baik lagi memperbaiki situasi yang ada sekarang ini," tegas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya