Liputan6.com, Jakarta - Fermin Lopez berpotensi menjadi sorotan saat Barcelona menghadapi CD Guadalajara di Copa del Rey. Gelandang muda itu tengah dipertimbangkan untuk dimainkan sebagai penyerang nomor 9.
Laga ini tidak sekadar menjadi ajang pembuka Barcelona di turnamen domestik. Hansi Flick juga melihatnya sebagai kesempatan melakukan eksperimen taktik.
Advertisement
Menurut laporan AS, wacana menempatkan Fermin di posisi lebih maju kembali mengemuka. Ide tersebut sebenarnya sudah pernah dibahas dalam diskusi internal klub.
Absennya beberapa penyerang murni membuat opsi ini semakin relevan. Barcelona pun berpeluang menampilkan pendekatan berbeda saat menghadapi Guadalajara.
Ide Lama yang Kembali Muncul
Gagasan memainkan Fermin sebagai penyerang tengah bukanlah hal baru. Wacana ini sudah pernah dibahas dalam diskusi internal klub.
Hansi Flick kembali menyinggung nama Fermin sebagai opsi menyerang. Pernyataan itu langsung mengubah fokus jelang laga melawan Guadalajara.
Referensi singkat tersebut memberi sinyal adanya rencana taktis khusus. Barcelona tampaknya ingin mencoba pendekatan berbeda sejak awal turnamen.
Situasi Skuad Mendorong Eksperimen
Absennya Robert Lewandowski karena cedera menjadi faktor utama. Barcelona kehilangan sosok penyerang murni untuk laga ini.
Ferran Torres diproyeksikan tampil menghadapi Villarreal. Sementara itu, Marcus Rashford dinilai lebih efektif bermain dari sisi kiri.
Dalam situasi tersebut, Fermin muncul sebagai alternatif realistis. Ia memiliki insting mencetak gol yang cukup baik untuk mengisi peran tersebut.
Risiko dan Potensi Peran Baru Fermin
Fermin dikenal piawai menyerang dari lini kedua. Perannya sebagai nomor 9 berisiko menghilangkan kebebasan bergeraknya.
Sebagian besar gol Fermin tercipta saat ia datang dari area yang lebih dalam. Bermain terlalu statis bisa mengurangi efektivitas alaminya.
Namun Copa del Rey dianggap panggung ideal untuk uji coba. Kemampuan fisik, pressing, dan kerja samanya bisa menutupi kekurangan sebagai penyerang murni.
Sumber: Barca Universal