Deretan Peringatan Setiap Tahunnya pada 18 Desember, Ada Hari Apa Saja?

Tanggal 18 Desember diperingati dengan beragam momentum penting, mulai dari hari jadi Kota Batam dan Banyuwangi di Indonesia, peringatan Hari Migran Internasional dan Hari Bahasa Arab Sedunia. Selain itu ada hari apa lagi?

oleh Rio Ferdinand Muhammad Eka PutraDiterbitkan 18 Desember 2025, 08:20 WIB
Ilustrasi Kalender 2025. (Dok: pexels/Matheus Bertelli)
Ilustrasi Kalender (Photo on Freepik)

Liputan6.com, Jakarta - Setiap tanggal 18 Desember diperingati di berbagai negara sebagai momentum yang menyoroti sejarah lahirnya kota dan bangsa, perjuangan kemanusiaan, hingga pelestarian bahasa dan identitas budaya dunia.

Dari peringatan hari jadi kota di Indonesia, isu migrasi global, hingga hari nasional sejumlah negara, tanggal ini menyimpan makna penting lintas zaman dan wilayah.

Pada momen Kamis (18/12/2025) ini, Indonesia memperingati Hari Jadi Kota Batam dan Hari Jadi Kabupaten Banyuwangi, yang masing-masing berakar pada peristiwa sejarah panjang pembentukan wilayah dan perlawanan rakyat.

Dilansir oleh Liputan6.com dari laman resmi Portal Kota Batam, setiap tanggal 18 Desember diperingati sebagai Hari Jadi Kota Batam, merujuk pada peristiwa sejarah penunjukan Raja Isa sebagai penguasa Nongsa dan wilayah taklukannya oleh Pemerintah Hindia Belanda pada 18 Desember 1829.

Di tingkat internasional, tanggal 18 Desember juga diperingati sebagai Hari Migran Internasional, Hari Bahasa Arab Sedunia, Hari Nasional Qatar, serta Hari Republik Niger.

Dilansir Liputan6.com dari National Today, setiap tanggal 18 Desember diperingati sebagai Hari Migran Internasional, yang ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2000.

Peringatan ini menyoroti perjuangan lebih dari 272 juta migran di seluruh dunia yang meninggalkan kampung halaman demi keamanan, martabat, dan kehidupan yang lebih baik.

Berikut sederet peringatan yang jatuh pada tanggal 17 Desember, dirangkum Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:

Hari Ulang Tahun Kota Batam

Foto udara pemandangan dari jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Senin (7/5). Enam buah jembatan megah ini merupakan proyek vital sebagai penghubung jalur Trans Barelang yang membentang sepanjang 54 kilometer. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Dilansir oleh Liputan6.com dari laman resmi Portal Kota Batam, setiap tanggal 18 Desember diperingati sebagai Hari Jadi Kota Batam, merujuk pada peristiwa sejarah penunjukan Raja Isa sebagai penguasa Nongsa dan wilayah taklukannya oleh Pemerintah Hindia Belanda pada 18 Desember 1829.

Peristiwa ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Batam melalui Perda Kota Batam Nomor 5 Tahun 2009.

Sebelum menjadi daerah otonom, Batam merupakan kotamadya administratif di Provinsi Riau dan berkembang pesat karena letaknya yang strategis di jalur pelayaran internasional, hanya sekitar 12,5 mil laut dari Singapura.

Sejak ditetapkan sebagai Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam pada era Orde Baru, Batam tumbuh sebagai kawasan industri, perdagangan, logistik, dan pariwisata.

Puncaknya, melalui implementasi otonomi daerah tahun 1999 dan penetapan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas pada 2007, Batam menjadi salah satu motor ekonomi nasional di wilayah barat Indonesia.

Hari Ulang Tahun Kota Banyuwangi

(Foto:Dok.Pemkab Banyuwangi)

Dilansir oleh Liputan6.com dari laman resmi Portal Kota Banyuwangi, pada 18 Desember 1771 ditetapkan sebagai Hari Jadi Banyuwangi, setiap tanggal 18 Desember setiap tahunnya di Kota Banyuwangi merujuk pada puncak peristiwa Perang Puputan Bayu, sebuah perlawanan rakyat Blambangan terhadap VOC.

Peristiwa ini dianggap sebagai momentum historis paling rasional yang menandai lahirnya Banyuwangi.

Nama Banyuwangi juga lekat dengan legenda Sri Tanjung, istri Patih Sidopekso, yang kesuciannya dibuktikan melalui air sungai yang berubah menjadi harum (banyu wangi). Kisah ini menjadi bagian penting dari identitas budaya Banyuwangi hingga kini.

Hari Migran Internasional

Permasalahan imigrasi dan penduduk tanpa dokumen menjadi salah satu topik yang menjadi perhatian besar saat Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024. (Stephanie Keith/Getty Images North America/Getty Images via AFP)

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, setiap tanggal 18 Desember diperingati sebagai Hari Migran Internasional, yang ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2000.

Peringatan ini menyoroti perjuangan lebih dari 272 juta migran di seluruh dunia yang meninggalkan kampung halaman demi keamanan, martabat, dan kehidupan yang lebih baik.

Tanggal ini juga berkaitan dengan lahirnya Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak-Hak Semua Pekerja Migran dan Anggota Keluarga Mereka.

PBB menegaskan pentingnya perlindungan hak, keselamatan, serta akses pendidikan dan kesempatan ekonomi bagi para migran sebagai bagian dari Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Hari Bahasa Arab Sedunia

Ilustrasi belajar Bahasa Arab (Image by AI)

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today,  Hari Bahasa Arab Sedunia diperingati setiap 18 Desember, bertepatan dengan pengakuan bahasa Arab sebagai salah satu dari enam bahasa resmi PBB pada 18 Desember 1973.

Bahasa Arab dituturkan oleh lebih dari 400 juta orang di lebih dari 25 negara dan memiliki pengaruh besar terhadap ilmu pengetahuan, budaya, dan bahasa dunia.

Banyak istilah modern seperti aljabar, alkohol, dan kopi berasal dari bahasa Arab. Bahasa ini juga memiliki peran sentral bagi umat Islam sebagai bahasa Al-Qur’an.

Hari Nasional Qatar

Aspire Zone. (Bola.com/Dok.Aspire Zone).

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, di Qatar, 18 Desember diperingati sebagai Hari Nasional atau Hari Pendiri, untuk mengenang penyatuan Qatar oleh Sheikh Jassim bin Mohammed Al Thani pada tahun 1878.

Hari ini melambangkan persatuan, kedaulatan, dan identitas nasional Qatar. Awalnya diperingati pada 3 September (hari kemerdekaan), namun kemudian dipindahkan ke 18 Desember karena nilai historisnya yang lebih kuat sebagai tonggak berdirinya negara Qatar modern.

Hari Republik Niger

Serangan ini terjadi dua minggu setelah serangan Boko Haram pada konvoi militer.

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, setiap tanggal 18 Desember juga merupakan Hari Republik Niger, yang menandai berdirinya Republik Niger pada 18 Desember 1958, meskipun negara tersebut baru merdeka penuh dari Prancis pada 1960.

Hari ini memperingati pembentukan lembaga kenegaraan dan jabatan presiden pertama Niger. Berbagai kegiatan seperti parade militer, pidato kenegaraan, dan perayaan rakyat digelar untuk mengenang perjalanan republik di negara Afrika Barat tersebut

.

 

Infografis 5 Negara Favorit Pekerja Migran Indonesia 2024. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya