Liputan6.com, Kudus - Bus wisata penuh penumpang terguling di jalur turunan Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (16/12/2025). Akibatnya sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan syok serta trauma sehingga harus dievakuasi.
Advertisement
KBO Satlantas Polres Kudus Iptu M Zubaidi mengakan, bus terguling diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong.
Zubaidi juga menceritalan kronologi terjadinya kecelakaan. Bermula saat bus wisata yang mengangkut rombongan peziarah tersebut berangkat dari Terminal Wisata Sunan Muria. Saat melintasi jalur menurun yang dikenal rawan kecelakaan, pengemudi diduga kehilangan kendali setelah sistem pengereman tidak berfungsi optimal.
"Bus kemudian menghantam pembatas jalan dan terguling ke lahan kosong di sisi jalan. Sebanyak 50 penumpang dalam kondisi selamat meski sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut," ujarnya, seeprti dikutip dari Antara.
Petugas Pamapta Polres Kudus bersama jajaran Polsek Dawe dan Satlantas Polres Kudus bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi penumpang, serta pengaturan arus lalu lintas. Proses evakuasi juga dibantu oleh warga sekitar.
Sejumlah penumpang yang mengalami luka ringan dan trauma dievakuasi ke Masjid Al Ghozali serta rumah warga terdekat untuk mendapatkan penanganan awal. Seluruh korban kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Sidokkes Polres Kudus.
Tidak Ada Korban Jiwa
Pamapta Polres Kudus Ipda Ryan Maulana memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Tidak ada korban meninggal dunia. Para penumpang hanya mengalami luka ringan dan trauma," ujarnya.
Ryan juga mengatakan, hasil pengecekan awal di lapangan menunjukkan kecelakaan diduga disebabkan oleh gangguan pada sistem pengereman bus. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terpantau landai dan lancar. Polisi mengimbau masyarakat yang melintas agar tidak berhenti di lokasi kejadian demi menghindari kemacetan dan menjaga keselamatan.
Saat ini, petugas masih melakukan pengamanan di sekitar TKP serta mengevakuasi badan bus dari lokasi kejadian.