Real Madrid Menang, Florentino Perez Tetap Serang Barcelona, Wasit, hingga Operator Liga Spanyol

Dalam pidato Natalnya pada Senin, Presiden Real Madrid Florentino Perez melontarkan kritik tajam terhadap Barcelona, wasit, hingga operator Liga Spanyol.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 16 Desember 2025, 13:44 WIB
Presiden Real Madrid, Florentino Perez (JAVIER SORIANO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Real Madrid, Florentino Perez kembali melayangkan kritik tajam terhadap sejumlah pihak termasuk Barcelona usai laga Alaves vs Real Madrid, Senin (15/12/2025) dini hari WIB.

Real Madrid sukses mengalahkan Alaves dengan skor 2-1. Tiga poin itu bukan hanya menjaga asa Los Blancos di papan atas, tetapi juga diyakini memberi napas tambahan bagi Xabi Alonso untuk setidaknya bertahan satu pekan lagi di kursi pelatih. Namun, hasil positif tersebut dibayangi kontroversi keputusan wasit di menit-menit akhir laga.

Insiden terjadi ketika Vinicius Junior dijatuhkan di kotak penalti, tetapi wasit tak bergeming dan VAR pun tak turun tangan. Reaksi keras pun muncul. Vinicius tertangkap kamera meluapkan emosinya, sementara Alonso secara terbuka mengaku tidak memahami alasan VAR mengabaikan kejadian krusial itu. Polemik tersebut berlanjut ke level tertinggi klub.

Dalam pidato Natalnya pada Senin, Presiden Real Madrid Florentino Perez melontarkan kritik tajam terhadap kondisi perwasitan di Spanyol. Ia kembali mengangkat kasus Negreira, skandal yang menyeret Barcelona terkait dugaan pembayaran kepada mantan wakil ketua Komite Wasit (CTA), Jose Maria Enriquez Negreira sebagai akar persoalan yang menurutnya belum diselesaikan secara adil.


Perez Serang Operator Liga Spanyol

Presiden Real Madrid, Florentino Perez. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Perez menilai krisis kepercayaan terhadap wasit telah mencoreng reputasi La Liga, bahkan melampaui batas Spanyol. Ia menyebut kasus Negreira sebagai “skandal terbesar dalam sejarah sepak bola”, seraya mempertanyakan sikap federasi dan operator liga yang dinilainya pasif. Menurutnya, Real Madrid menjadi satu-satunya klub yang konsisten menuntut kejelasan dan keadilan.

Orang nomor satu di Santiago Bernabeu itu juga menyoroti fakta pembayaran lebih dari 8 juta euro untuk laporan teknis wasit, yang ironisnya tidak pernah diterima oleh pelatih yang seharusnya menjadi pengguna laporan tersebut.

Perez mempertanyakan logika di balik pengeluaran besar untuk dokumen yang, menurut kesaksian para pelatih, tak pernah mereka lihat atau butuhkan.


Perez Kritik Wasit VAR Alaves vs Real Madrid

Florentino Perez - Tak perlu dipungkiri presiden Real Madrid ini merupakan orang yang tak puas dengan kinerja UEFA. Sosok yang paling bersemangat atas terbentuknya Liga super Eropa ini pun akhirnya didapuk sebagai presidennya. (AFP/Frank Fife)

Tak berhenti di situ, Perez turut mengkritik penunjukan Pablo Gonzalez sebagai petugas VAR dalam laga kontra Alaves. Wasit VAR tersebut sebelumnya sempat menuai polemik setelah pernyataannya jelang final Copa del Rey, yang oleh kubu Madrid dianggap bernuansa ancaman. Perez menilai situasi ini mustahil terjadi di kompetisi negara lain dengan standar integritas tinggi.

Ia juga menegaskan bahwa dampak kasus Negreira bukan hanya merugikan Real Madrid. Perez bahkan membuka kemungkinan adanya klub lain yang terdampak hingga terdegradasi.

Baginya, ini bukan semata soal keputusan penalti, melainkan pertaruhan integritas dan martabat sepak bola Spanyol secara keseluruhan.


Perez Bawa-Bawa Valverde dan Enrique

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengucapkan selamat kepada penyerang Prancis Kylian Mbappe (kiri) atas penghargaan Sepatu Emas Eropa 2024-25 yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak tahun ini dalam sebuah upacara di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 31 Oktober 2024. (Oscar DEL POZO/AFP)

Sebagai penguat argumennya, Perez merujuk pada kesaksian Ernesto Valverde dan Luis Enrique yang baru-baru ini diperiksa dalam kasus tersebut.

Keduanya mengaku tak pernah menerima laporan yang dimaksud, meski sama-sama menegaskan tidak merasa diuntungkan oleh keputusan wasit selama melatih Barcelona.

Meski demikian, Perez menilai kesaksian itu justru mempertebal tanda tanya besar yang hingga kini belum terjawab.

Sumber: Football Espana


Klasemen La Liga 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya