Liputan6.com, Jakarta - Dokter gigi Anastasia Vera dari RS EMC Pulomas menerangkan empat manfaat scaling gigi untuk kesehatan mulut. Keempat manfaat itu adalah:
Mencegah Radang dan Penyakit Gusi
Advertisement
Penumpukan karang gigi dapat mengiritasi jaringan gusi dan menyebabkan peradangan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi infeksi serius yang ditandai dengan gusi berdarah, bengkak, dan gigi goyang.
Mengurangi Risiko Penyakit Sistemik
Kesehatan mulut yang buruk diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit sistemik, seperti diabetes dan penyakit jantung. Scaling gigi secara rutin membantu mengendalikan bakteri sebelum menyebar ke aliran darah.
Menjaga Kebersihan dan Kecerahan Gigi
Karang gigi dapat membuat gigi tampak kuning dan kusam. Dengan scaling, lapisan karang gigi dibersihkan sehingga gigi terlihat lebih bersih dan cerah secara alami.
Mengatasi Bau Mulut (Halitosis)
Scaling membantu menghilangkan bakteri penyebab bau mulut yang berkembang akibat penumpukan plak dan karang gigi, sehingga napas terasa lebih segar.
“Menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak cukup hanya dengan menyikat gigi dua kali sehari. Banyak masalah gigi dan gusi berawal dari plak dan karang gigi yang menumpuk tanpa disadari, terutama di area yang sulit dijangkau sikat gigi,” kata Anastasia mengutip laman EMC, Selasa (16/12/2025).
Jika plak dan karang gigi dibiarkan begitu saja, kondisi ini dapat memicu radang gusi, bau mulut, hingga penyakit periodontal yang berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Salah satu langkah perawatan yang efektif untuk mencegah masalah tersebut adalah scaling gigi secara rutin di dokter gigi.
Mengenal Scaling Gigi
Scaling gigi adalah prosedur pembersihan gigi yang dilakukan oleh dokter gigi untuk menghilangkan plak dan karang gigi yang menumpuk di sepanjang garis gusi dan area tersembunyi.
“Meski kebiasaan menyikat gigi merupakan langkah dasar yang penting, sikat gigi saja tidak mampu membersihkan seluruh sisa makanan dan bakteri di rongga mulut,” kata Anastasia.
Jika plak gigi dibiarkan menumpuk, lama-kelamaan akan mengeras menjadi karang gigi yang tidak bisa dihilangkan dengan sikat gigi biasa. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko radang gusi (gingivitis), bau mulut, hingga penyakit periodontal yang lebih serius. Oleh karena itu, scaling gigi berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh.
Prosedur Scaling Gigi
Prosedur scaling gigi tergolong sederhana dan tidak memerlukan waktu lama. Dokter gigi akan menggunakan ultrasonic scaler untuk menghancurkan dan mengangkat karang gigi dari permukaan gigi serta area di bawah garis gusi.
Setelah proses tersebut, biasanya dilakukan polishing gigi untuk menghaluskan permukaan gigi dan mencegah plak menempel kembali dengan mudah. Pada pasien dengan gigi sensitif, dokter dapat memberikan anestesi lokal untuk mengurangi ketidaknyamanan.
Secara umum, scaling gigi dianjurkan setiap 6 bulan sekali. Namun, pada individu dengan penumpukan karang gigi yang cepat, seperti perokok atau penderita penyakit gusi, scaling mungkin perlu dilakukan setiap 3–4 bulan.
Scaling gigi bukan hanya perawatan estetika, melainkan langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi, serta mencegah berbagai masalah kesehatan yang lebih serius. Dengan melakukan scaling secara rutin, Anda dapat mempertahankan senyum yang sehat, bersih, dan percaya diri.