Puncak Libur Nataru, Bandara Soetta Bakal Dipadati 376.155 Penumpang

Pada arus libur nataru di Bandara Soetta pada periode tanggal 21 Desember 2025, akan ada 1.146 penerbangan dan 194.269 penumpang.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 15 Desember 2025, 12:30 WIB
Penumpang berjalan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Rabu (28/10/2020). PT Angkasa Pura II menyebutkan ada 50.000 penumpang yang datang dan pergi dari Bandara Soetta untuk berpergian saat libur Nataru 2026. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pengelola Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) memprediksi puncak arus liburan Natal 2025 akan terjadi pada hari Minggu, 21 Desember 2025. Sementara, untuk puncak arus libur Tahun Baru 2026, akan terjadi pada pekan depannya, tanggal 28 Desember 2025. Pada Libur Nataru ini ratusan ribu penumpang akan memadati bandara.

General Manager (GM) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) Heru Karyadi menjelaskan, pada tanggal 21 Desember 2025, akan ada 1.146 penerbangan dan 194.269 penumpang yang akan memadati Bandara Soekarno-Hatta.

Jumlah tersebut naik 1,6 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Nataru tahun lalu.

"Sementara, untuk puncak arus libur Tahun Baru 2026, akan terjadi pada 28 Desember 2025. Diprediksi akan melayani 1.141 penerbangan atau naik 5,9 persen, dengan jumlah penumpang mencapai 181.886 penumpang atau naik 14.41 persen dari tahun sebelumnya,"ungkap Heru Senin (15/12/2025).

Sedangkan untuk puncak arus balik Nataru diperkirakan akan terjadi pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Pada hari itu, diprediksi akan ada 1.144 penerbangan dan 184.908 penumpang.

"Sementara untuk arus libur Nataru kali ini, ada pengajuan extra flight sebanyak 688 penerbangan. Terdiri dari 375 kedatangan dan 313 keberangkatan, tentunya pada periode sibuk pasti ada pengajuan ekstra flight ini,"ujar Heru.

Dengan begitu, jumlah penumpang pada puncak libur Nataru mencapai   376.155 orang. 

 

Bandara Soetta Siagakan 11.573 Personil Hadapi Kepadatan Nataru

Sebanyak 11.573 petugas Bandara Soekarno Hatta (Bandara Soetta) disiagakan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Liputan.com/Pramita)

Sebelumnya diwartakan sebanyak 11.573 petugas disiagakan di Bandara Soekarno Hatta (Bandara Soetta) di masa libur Natal dan Tahun Baru. Posko pantau Nataru pun telah resmi beroperasi hingga awal Januari 2026.

"Pada hari ini, 15 Desember 2025 kita di seluruh Angkasa Pura Indonesia khususnya Bandara Soekarno Hatta melaksanakan apel kesiapsiagaan atau posko nataru 2025/2026, sehingga pada apel pagi ini kita ingin sampaikan komitmen kita pada seluruh publik bahwa Angkasa Pura indonesia (API) khususnya Bandara Soetta siap melayani puncak arus periode Nataru 2025/2026,"ungkap General Manager (GM) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) Heru Karyadi, Senin (15/12/2025).

Selama pelayanan Nataru, Bandara Soekarno Hatta akan menambah personil 4,6 persen dari jumlah harian, sehingga bertambah 160 orang setiap shif. Mereka akan disiagakan di titik-titik layanan, termasuk untuk mengurai adanya antrian.

"Hadi totalnya adalah 11.573 orang yang kita siap-siagakan pada periode Nataru. Meliputi semua stakeholder, semua unit, di Bandara Soekarno Hatta, baik dari fungsi facility, layanan operasional dari perimeter,"ungkap Heru.

Hadapai Cuaca Ekstrem

Sebanyak 11.573 petugas Bandara Soekarno Hatta (Bandara Soetta) disiagakan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Liputan.com/Pramita)

Sementara, untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, Bandara Soekarno Hatta juga melakukan pengecekan terhadap seluruh fasilitas. Seperti kelistrikan, bekerjasama dengan PLN, pihaknya telah melakukan uji coba.

Yakni dengan cara shutdown kemudian dites kembali, menyala seluruhnya. Sehingga dipastikan untuk kelistrikan tak ada halangan yang berarti, termasuk kondisi seluruh power supply untuk backup dan sebagainya, sudah dipastikan aman.

"Kami juga mengaktifkan beberapa pompa pada titik-titik rawan genangan, bahkan kita menambah 10 pompa floating dengan kapasitas 3.000 liter permenit, juga ada 12 hingga 15 pompa yang stanby di seluruh titik genangan,"ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya