Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran, IKAPPI Sebut Alarm Keamanan Pasar Jelang Nataru

Pasar Induk Kramat Jati kebakaran, IKAPPI mengatakan, hal mendasar yang perlu diperkuat yakni ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR).

oleh Tira SantiaDiterbitkan 15 Desember 2025, 10:04 WIB
Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran (Foto: Radityo/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) atau IKAPPI DKI Jakarta menyampaikan keprihatinan atas peristiwa kebakaran yang terjadi di area los pepaya Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.  Ketua IKAPPI DKI Jakarta Miftahudin, mengatakan pasar induk kramat jati kebakaran menjadi pengingat penting aspek keamanan pasar rakyat masih harus diperkuat, terlebih menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) di mana aktivitas perdagangan meningkat signifikan.

"IKAPPI DKI Jakarta juga menyampaikan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Bapak Agus Lamun, serta Kapolres Jakarta Timur terkait kondisi terkini di lapangan," kata Miftahudin dalam keterangannya, Senin (15/12/2025).

Berdasarkan komunikasi tersebut, situasi pascakebakaran berangsur membaik, kondusif, dan aktivitas pasar secara bertahap kembali berjalan.

Momentum Nataru menempatkan pasar tradisional sebagai garda terdepan distribusi pangan. Oleh karena itu, keamanan pasar tidak boleh dipandang sebagai persoalan insidental, melainkan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan ketenangan masyarakat.

IKAPPI DKI Jakarta menilai, penanganan kebakaran harus dibarengi dengan langkah pencegahan yang nyata agar kejadian serupa tidak terulang, khususnya saat intensitas aktivitas pasar meningkat.

Usulan IKAPPI 

Salah satu hal mendasar yang perlu segera diperkuat adalah ketersediaan dan kesiapsiagaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap pasar, dengan penempatan yang mudah dijangkau dan kondisi yang siap pakai. 

"Selain itu, pengecekan rutin instalasi listrik pasar menjadi kebutuhan mendesak guna meminimalkan risiko korsleting," ujarnya.

IKAPPI DKI Jakarta mendorong penyediaan APAR aktif dan layak pakai di setiap blok dan los pasar, pemeriksaan dan perawatan berkala instalasi listrik pasar.Kemudian penguatan standar keselamatan pasar sebagai bentuk perlindungan pedagang dan konsumen.

"IKAPPI DKI meyakini bahwa pasar yang aman adalah syarat utama pasar yang kuat. Pencegahan sejak dini menjadi kunci agar aktivitas perdagangan jelang Nataru berjalan lancar, aman, dan memberi rasa tenang bagi pedagang maupun masyarakat," ujarnya.

 

Waktu Kejadian Kebakaran

Kebakaran Hari Ini di Pasar Induk Kramat Jati (Foto: Winda Nelfira/Liputan6.com)

Pasar Induk Kramat Jati dilahap si Jago Merah pagi hari ini, Senin (15/12/2025). Berdasarkan pantauan, kebakaran cukup besar hingga menimbulkan kepulan asap hitam pekat ke udara.

Mengonfirmasi hal tersebut, info command center damkar Jakarta membenarkan telah terjadi kebakaran di lokasi tersebut. Mereka mengaku, informasi kebakaran didapatkan pada pukul 07.24 WIB.

"16 unit mobil damkar dikerahkan, total 80 personel ke lokasi," tutur info command center Damkar Jakarta.

 

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Pemprov DKI Akan Bentuk Tim Investigasi

Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Senin pagi (15/12/2025). (Antara)

Sebelumnya, staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Media dan Informasi, Chico Hakim menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membentuk tim investigasi mengusut kebakaran yang melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. 

"Untuk mendukung pemulihan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membentuk tim investigasi bersama dinas terkait guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa depan," kata Chico dalam keterangan tertulis, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, kebakaran terjadi pada pukup 07.24 WIB, Senin (15/12/2025) pagi. Chico menyampaikan, peristiwa ini diduga terjadi dari los pepaya dengan material semi-permanen yang mudah terbakar.

Kebakaran itu menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga setempat. Chico menyebut, saat kebakaran juga terdengar suara ledakan sebanyak dua kali. 

"Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun Bapak Gubernur telah menginstruksikan ke jajaran untuk memprioritaskan keselamatan semua pihak yang terdampak," ucap Chico.

Sementara itu, Chico memastikan bantuan sementara seperti relokasi pedagang terdampak dan distribusi logistik darurat akan dikoordinasikan dengan PD Pasar Jaya dan kelurahan setempat. 

Lebih lanjut, Chico menurutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung  menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas kejadian kebakaran yang melanda Pasar Induk Kramat Jati pada pagi ini. 

"Gubernur DKI Jakarta juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi untuk segera mengkoordinasikan upaya penanganan darurat," ujarnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya