Oliver Glasner Masuk Radar Chelsea, Opsi Pengganti Enzo Maresca Mulai Disiapkan

Situasi Enzo Maresca di Chelsea kembali menjadi sorotan. Meski The Blues baru saja mengakhiri tren negatif dengan kemenangan 2-0 atas Everton, masa depan pelatih asal Italia itu masih diselimuti tanda tanya besar.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 15 Desember 2025, 08:50 WIB
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, memberikan instruksi selama laga Liga Champions melawan Atalanta di Bergamo, Italia, Rabu, (10/12/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Situasi Enzo Maresca di Chelsea kembali menjadi sorotan. Meski The Blues baru saja mengakhiri tren negatif dengan kemenangan 2-0 atas Everton, masa depan pelatih asal Italia itu masih diselimuti tanda tanya besar.

Chelsea sempat melewati empat laga tanpa kemenangan di semua kompetisi. Seusai laga kontra Everton, Maresca bahkan melontarkan pernyataan pedas dengan menyebut 48 jam terakhir sebagai “yang terburuk sejak saya bergabung”. Pernyataan tersebut belakangan diketahui ditujukan kepada jajaran petinggi klub, mencerminkan ketegangan antara sang pelatih dan struktur manajemen Chelsea yang kompleks.

Dengan situasi tersebut, spekulasi soal calon pengganti Maresca pun mulai mencuat. Sejumlah nama pelatih disebut-sebut masuk dalam radar Stamford Bridge jika kursi kepelatihan benar-benar kosong.


Oliver Glasner

Pelatih Wolfsburg, Oliver Glasner, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Bayer Leverkusen pada laga pekan ke-28 Bundesliga di Stadion Bay Arena, Selasa (26/5/2020) waktu setempat. Wolfsburg menang 4-1 atas Bayer Leverkusen. (AFP/Marius Becker/POOL)

Nama Oliver Glasner menjadi salah satu kandidat terkuat. Pelatih Crystal Palace itu dikenal sebagai salah satu manajer paling kompeten di Premier League dan sebelumnya sudah beberapa kali masuk daftar incaran Chelsea.

Kontrak Glasner bersama Palace akan berakhir di penghujung musim. Ia juga secara terbuka menunjukkan ketidakpuasan terhadap kebijakan transfer klub. Dengan rekam jejak membawa Palace meraih FA Cup serta menjuarai Liga Europa bersama Eintracht Frankfurt, Glasner dinilai sebagai sosok berpengalaman.

Namun, karakter Glasner yang kerap berseberangan dengan manajemen klub membuat potensi penunjukannya bisa menjadi keputusan berisiko sekaligus berani bagi Chelsea.


Liam Rosenior

Interior kandang Chelsea, Stamford Bridge. (AFP/Ben Stansall)

Liam Rosenior menjadi opsi internal yang menarik. Ia saat ini menangani Strasbourg, klub saudara Chelsea di bawah payung BlueCo. Di Prancis, Rosenior berhasil membawa Strasbourg finis di posisi ketujuh liga dan lolos ke Conference League.

Performa Strasbourg di Eropa juga impresif. Mereka memuncaki klasemen grup Conference League dan belum terkalahkan hingga mendekati akhir fase grup. Rosenior dikenal piawai mengembangkan pemain muda dan menerapkan gaya bermain atraktif.

Manajemen Chelsea sudah mempercayakan sejumlah pemain muda potensial kepadanya, menjadikan Rosenior figur yang sangat memahami filosofi jangka panjang klub London Barat tersebut.


Andoni Iraola

Pelatih Everton, Andoni Iraola memberikan instruksi dalam laga lanjutan Piala FA 2024/2025 melawan Bournemouth di Goodison Park, Liverpool, Inggris, Minggu (09/02/2025) WIB. (AFP/Paul Ellis)

Andoni Iraola turut masuk dalam bursa. Pelatih asal Spanyol itu mencuri perhatian lewat kinerjanya bersama Bournemouth. Iraola dinilai siap naik level dan menangani klub besar setelah sukses bersaing di Premier League dengan sumber daya terbatas.

Lanjut Baca:

Mantan pelatih Rayo Vallecano tersebut juga terbukti mampu beradaptasi dengan dinamika sepak bola modern, termasuk menghadapi perombakan besar dalam skuadnya, seperti yang terjadi musim panas lalu saat Bournemouth kehilangan hampir seluruh lini belakang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya