Cuaca Hari Ini Minggu 14 Desember 2025: Jabodetabek Siang Hujan, Malam Berawan Tebal

Langit Jakarta dan Sekitarnya diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Minggu (14/12/2025). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

oleh Rizqi Tri NovitasariDiterbitkan 14 Desember 2025, 06:15 WIB
Pedagang menjajakan jas hujan saat hujan deras di kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (23/11/2022). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila Jakarta mengalami cuaca ekstrem. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan berawan tebal disertai hujan dengan intensitas ringan saata akhir pekan hari ini, Minggu (14/12/2025). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, seluruh wilayah Jakarta akan berawan tebal pada Minggu pagi, kecuali wilayah Kepulauan Seribu akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Pada siang hari, mayoritas wilayah Jakarta diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, kecuali Kepulauan Seribu yang diperkirakan akan berawan tebal.

Pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu diperkirakan akan Kembali berawan tebal.

Sedangkan untuk wilayah penyangga Jakarta, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Jawa Barat, serentak diperkirakan akan berawan tebal pada pagi hari, lalu hujan dengan intensitas ringan di siang hari, dan Kembali berawan tebal pada malam hari.

Sementara untuk wilayah Kota Tangerang, Banten diprakirakan akan berawan tebal pada pagi hari, hujan disertai dengan petir pada siang hari. Lalu, pada malam hari diprediksi akan Kembali berawan tebal.

Berikut informasi cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:

 

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan Tebal  Hujan Sedang  Berawan Tebal
 Jakarta Pusat   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Jakarta Selatan  Berawan Tebal  Hujan Sedang  Berawan Tebal
 Jakarta Timur   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Jakarta Utara   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Kepulauan Seribu   Hujan Ringan  Berawan Tebal  Berawan Tebal
 Bekasi   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Depok   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Kota Bogor   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Tangerang  Berawan Tebal   Hujan Petir  Berawan Tebal

Muncul Dua Bibit Siklon, BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa hingga Sumatera Sepekan ke Depan

Gambar satelit menunjukkan sekelompok besar hujan dan badai di dekat Filipina pada Selasa sore, waktu setempat. (Badan Meteorologi Jepang / Himawari 8)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem menyusul kemunculan dua bibit siklon tropis di wilayah Samudra Hindia.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bibit Siklon Tropis 91S dan 93S berpotensi memicu peningkatan intensitas hujan, angin kencang, serta tinggi gelombang di sejumlah wilayah Indonesia.

Bibit Siklon Tropis 91S, sebagaimana laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terpantau berada di Samudra Hindia barat Lampung.

Sistem cuaca itu diperkirakan dapat menimbulkan dampak tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan di Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.

Potensi angin kencang juga dapat terjadi di pesisir barat Sumatera Barat dan Bengkulu seiring penguatan bibit siklon.

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 93S diprediksi berada di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba.

Risiko Banjir hingga Tanah Longsor

Kesembilan daerah terdampak itu adalah Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Singkil, Gayo Lues, Aceh Selatan, dan Langsa. Tampak dalam foto, seorang pria dan seorang wanita membawa barang-barang mereka saat mengarungi banjir di jalan yang tergenang akibat hujan deras di permukiman Darul Imarah di pinggiran Banda Aceh pada Kamis 27 November 2025. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Abdul menjelaskan sistem tersebut dapat membentuk daerah konvergensi yang memanjang di Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Kondisi ini berpotensi memicu cuaca ekstrem dan angin kencang di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta, NTB, Sulawesi Selatan, dan Maluku hingga sepekan ke depan.

Abdul menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem tersebut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kerusakan akibat angin kencang.

"BNPB mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca dari sumber resmi, memangkas pohon yang rawan tumbang, memastikan kekuatan bangunan, serta menyiapkan tas siaga bencana guna mengantisipasi kondisi darurat,” kata dia.

Infografis Pencegahan dan Bahaya Mengintai Akibat Cuaca Panas. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya