Situasi Kalibata Sudah Kondusif, Polisi Pastikan Tak Ada Penjarahan

Sedikitnya sembilan sepeda motor hangus tak berbentuk. Satu mobil taksi yang ditinggal sopir karena panik ikut jadi arang. Beberapa lapak dan warung kaki lima turut hancur dilalap api.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 12 Desember 2025, 13:34 WIB
Penampakan warung-warung di sekitar kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata yang dibakar sekelompok massa buntut dugaan pengeroyokan dua orang debt collector atau mata elang (matel). (Foto: Merdeka.com/Nur Habibie).

Liputan6.com, Jakarta - Polisi pastikan situasi di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata kondusif setelah kericuhan dan pembakaran yang terjadi pada Kamis (11/12/2025) malam.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan, kondisi dan situasi sudah normal kembali.

"Baik, terima kasih perlu kami jelaskan terkait situasi dan kondisi di wilayah Kalibata secara umum kondusif ya, situasi sudah normal kembali. Sampai api betul-betul padam semalam kurang lebih jam 03.00," kata Mansur kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).

Polisi mulai mendata kerusakan. Sedikitnya sembilan sepeda motor hangus tak berbentuk. Satu mobil taksi yang ditinggal sopir karena panik ikut jadi arang. Beberapa lapak dan warung kaki lima turut hancur dilalap api.

"Kalau kendaraan motor ada sembilan, kalau mobil ada satu punya warga lagi kebetulan mobil taksi, sopir lagi makan. Karena takut, ya ditinggal. Warung sekarang lagi kita lakukan penghitungan karena itu kan lapak kecil-kecil yacl ucap dia.

"Estimasi kerugian sedang dilakukan penghitungan karena ini kerugian ini kan ya lapak aja. Lapak dan warung saja yang kaki lima," sambung dia.

 

Kobar Api Tidak Merembet

Dia memastikan, kobaran tidak sampai merembet ke permukiman warga. Mansur mengaku berada langsung di lokasi saat pemadaman berlangsung.

"Alhamdulillah enggak. Ya sekitar jam 02.00 itu api sudah padam. Jam 02.00, setengah 02.00 lah kemungkinan ya. Saya juga langsung di TKP, api sudah padam. Alhamdulillah bisa padam," ujar dia.

 

Bantah Penjarahan

Dalam kesempatan itu, Mansur membatas isu penjarahan yang sempat beredar di media sosial. Mansur memastikan tidak ada aksi mengambil barang dari lapak yang terbakar.

Menurutnya, yang terlihat hanya pemilik lapak yang berusaha menyelamatkan barang dagangannya sendiri.

"Kalau penjarahan tidak ada. Itu hanya pemilik barang itu sendiri yang mengamankan, enggak ada. Menurut pemantauan saya pengamatan saya tadi di lokasi enggak ada," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya