Fabio Capello Soroti Performa Juventus Meski Menang 2-0 atas Pafos: Mereka Cuma Beruntung

Juventus memang meraih kemenangan kedua di fase liga Liga Champions 2025/2026, namun performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan, bahkan mendapat kritik dari Fabio Capello.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 11 Desember 2025, 23:25 WIB
Skuad Juventus merayakan gol Weston McKennie ke gawang Pafos di matchday 6 league phase Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus memang meraih kemenangan kedua di fase liga Liga Champions 2025/2026, namun performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan, bahkan mendapat kritik dari Fabio Capello.

Bertanding di Turin, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB, Si Nyonya Tua menundukkan wakil Siprus, Pafos, dengan skor 2-0 berkat gol Weston McKennie dan Jonathan David di babak kedua.

Meski demikian, tiga poin itu tak lantas membuat Capello terkesan. Menurutnya, Juventus seharusnya tertinggal lebih dulu di paruh pertandingan karena sang tamu tampil jauh lebih berbahaya.


Capello: Juventus Beruntung Tak Kebobolan

Aksi Kenan Yildiz di laga Juventus vs Pafos di matchday 6 league phase Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Dalam komentarnya kepada Sky Sport Italia, Capello menilai Juventus tampil jauh dari standar.

“Juve menang dan itu bagus, tapi ini jelas bukan Juve yang kita kenal. Mereka datar,” kritik Capello, dikutip dari Corriere dello Sport.

Ia menegaskan bahwa Pafos menciptakan lebih banyak peluang emas di babak pertama.

“Mereka punya empat peluang besar. Juventus beruntung. Baru di babak kedua, setelah beberapa pergantian pemain, mereka bisa memaksakan kemenangan. Tapi sekali lagi, saya tidak suka permainan mereka di babak pertama.”


Spalletti Akui Performa Buruk Juventus

Luciano Spalletti, pelatih Juventus, berbicara dalam konferensi pers setelah pertandingan fase awal Liga Champions menghadapi Bodo/Glimt di Bodo, Norwegia, Rabu, 26 November 2025. (Mats Torbergsen/NTB Scanpix via AP)

Menariknya, pelatih Juventus Luciano Spalletti sejalan dengan analisis Capello. Sang allenatore tanpa ragu menyebut bahwa ia “melihat hal-hal yang memalukan” dari anak asuhnya sebelum turun minum.

Meski menang, Spalletti menilai Juventus harus jauh lebih solid jika ingin bersaing di fase berikutnya dan menghindari risiko kehilangan poin dari lawan-lawan yang lebih kuat.

Juventus saat ini duduk di peringkat 17 klasemen fase liga Liga Champions dengan koleksi sembilan poin dari enam pertandingan. Situasi itu membuat dua laga terakhir di Januari 2026, masing-masing melawan Benfica dan Monaco menjadi sangat krusial.

Sumber: Sky Sport Italia


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya