Tak Cuma di Indonesia, Pabrik BYD di Malaysia Juga Beroperasi 2026

Pabrikan mobil listrik asal China, BYD juga berencana untuk membangun pabrik di Malaysia. Rencananya, fasilitas perakitannya ini akan mulai beroperasi pada tahun depan

oleh Arief AszhariDiterbitkan 12 Desember 2025, 10:07 WIB
Industri kendaraan listrik China meningkat (ft.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pabrikan mobil listrik asal China, BYD juga membangun pabrik di Malaysia. Fasilitas perakitan ini rencananya mulai beroperasi pada 2026.

Disitat dari Paultan, pabrik BYD ini akan dibangun di KLK TechPark, Tanjong Malim, dengan luas mencapai 600 ribu meter persegi.

Dengan rencana tersebut, sekaligus mempertegas strategi jenama asal Negeri Tirai Bambu ini di Negeri Jiran, untuk fokus mendirikan fasilitas perakitan lokal setelah tiga tahun kehadirannya di negara tersebut.

Sementara itu, perjalanan BYD di Malaysia sendiri, dimulai dengan peluncuran Atto 3 pada Desember 2022, dan sejak itu, berbagai kendaraan listrik dengan berbagai bentuk dan ukuran telah menyusul.

Tahun ini, jajaran BYD menambahkan Atto 2, Seal 6, dan Seal yang diperbarui. Kemudian, ada juga MPV M6 dan Sealion 7.

Bahkan, BYD telah menjelma menjadi merek kendaraan listrik nomor 1 di Malaysia, dengan lebih dari 25 ribu unit terjual hingga saat ini.

"Ini adalah tonggak sejarah lain yang sangat kami banggakan. Kini memiliki lebih dari 25.000 warga Malaysia sebagai bagian dari keluarga BYD sungguh sangat memuaskan, dan ini menunjukkan betapa cepatnya gerakan kendaraan listrik (EV) berkembang di negara kita," jelas Eagle Zhao, Direktur Pelaksana BYD Malaysia.

Pabrik di Indonesia

Penetrasi BYD untuk membangun fasilitas produksi kendaraan listrik, tidak hanya di Malaysia.

Di Indonesia, merek Tiongkok ini, juga telah melakukan pembangunan pabriknya di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Subang, Jawa Barat.

Proyek strategis ini disebut berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

"Seperti komitmen kami kepada pemerintah, pabrik harus selesai di tahun ini dan beroperasi di tahun depan,” ujar Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, di kawasan PIK I, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Meski progres konstruksi diklaim tidak mengalami hambatan berarti, Luther menyebut pihaknya belum dapat memastikan tanggal pasti pabrik tersebut mulai beroperasi.

Menurutnya, masih ada sejumlah proses dan tahapan yang harus diselesaikan sebelum fasilitas ini resmi memulai produksi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya