Liputan6.com, Jakarta - PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana untuk membuka Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) Paket 3 (Paiton-Besuki) secara fungsional tanpa dikenai tarif, alias gratis selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Adapun progres pembangunan jalan tol sepanjang 5,8 km yang terletak di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo tersebut saat ini telah mencapai sekitar 90,66 persen.
Advertisement
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, Tol Probowangi juga berpotensi menaikkan sektor pariwisata. Pasalnya, jalan tersebut memiliki jembatan raksasa sepanjang 450 meter yang membentang di atas perbukitan Paiton.
"Tidak mudah membangun jembatan ini, karena lokasinya membelah bukit dan jurang. Meski begitu, kami berupaya menyelesaikannya secara maksimal supaya bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat," ujar Ermy dalam keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).
Dengan struktur menjulang di atas kontur perbukitan, jembatan ini akan menjadi salah satu ikon baru infrastruktur di Jawa Timur. Apalagi, Tol Probolinggo-Banyuwangi juga memperlancar akses ke Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Baluran, serta Taman Nasional Alas Purwo.
"Jalan tol Probowangi turut memudahkan perjalanan ke Bromo Tengger Semeru. Kemudian menjadi penghubung penting dari Merak ke Banyuwangi, sekaligus menghubungkan berbagai kota besar seperti Surabaya dan Malang ke Banyuwangi," tutur Ermy.
44,3% Tenaga Kerja Lokal
Dalam pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi ini, Waskita Karya mengklaim telah melibatkan tenaga kerja lokal hingga 44,34 persen.
Perseroan meyakini, keberadan Tol Probowangi pun akan mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya, karena mampu memangkas waktu tempuh antarwilayah pada sektor logistik.
"Jaringan Tol Trans Jawa ini dapat mempersingkat waktu tempuh dari arah Probolinggo menuju Besuki. Diharapkan, dari sebelumnya satu jam 15 menit dapat menjadi 30 menit saja, dengan kecepatan rata-rata 80-100 km per jam," jelasnya.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi
"Kami percaya semakin banyak infrastruktur yang terbangun, maka semakin merata pula pelayanan, bantuan, serta fasilitas yang diterima masyarakat. Dengan begitu mampu mendorong perekonomian daerah," kata Ermy.
Untuk diketahui, pembangunan Jalan Tol Probowangi dari Gending sampai Besuki terbagi dalam tiga paket pengerjaan. Paket 1 bagian Gending-Kraksaan, peket 2 Kraksaan-Paiton, dan paket 3 Paiton-Besuki.
Dalam 10 tahun terakhir, Waskita Karya sudah menyelesaikan pengerjaan 23 ruas jalan tol, mencakup Jalan Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra. Sementara, kontribusi perseroan menembus 1.000 km lebih dari 2.000 km jalan tol di Tanah Air.