Cedera Matthijs de Ligt Memburuk? Isyarat Samar Ruben Amorim Bikin MU Waswas

Ruben Amorim memberi update samar soal cedera Matthijs de Ligt. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran Manchester United jelang jadwal padat.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 10 Desember 2025, 03:19 WIB
Bek Manchester United asal Belanda #04, Matthijs de Ligt, mengoper bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 3 November 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kembali tanpa Matthijs de Ligt saat meraih kemenangan 4-1 atas Wolverhampton Wanderers. Bek asal Belanda itu absen untuk kedua kalinya dalam sepekan. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai tingkat keparahan cederanya.

Ruben Amorim sebelumnya sempat menyebut masalah De Ligt hanya gangguan kecil. Namun dua laga terlewat menjadi sinyal bahwa penilaiannya mungkin terlalu optimistis. Situasi ini muncul pada periode yang padat bagi Manchester United.

Sementara itu, absennya beberapa bek lain membuat ketahanan lini belakang kembali diuji. Dalam kondisi seperti ini, ketidakpastian mengenai De Ligt menjadi isu penting untuk diselesaikan klub.


Ketidakpastian Kondisi Matthijs de Ligt

Bek Manchester United asal Belanda #04, Matthijs de Ligt (2R), merayakan gol kedua mereka di menit-menit akhir bersama rekan satu timnya dalam pertandingan Premier League Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada 8 November 2025. (Ben STANSALL/AFP)

De Ligt pertama kali absen saat Manchester United bermain imbang 1-1 melawan West Ham United. Pertandingan melawan Wolverhampton Wanderers menjadi laga kedua yang ia lewatkan secara beruntun. Absennya dalam dua laga ini semakin menyoroti ketidakjelasan kondisi sang bek.

Amorim sebelumnya mengatakan cedera De Ligt hanya masalah kecil. Ia bahkan berharap sang pemain bisa tampil dalam duel melawan Wolves. Namun, harapan itu tidak terwujud, menunjukkan ada perubahan dalam penilaian cedera tersebut.

Setelah kemenangan di Molineux, Amorim memberikan pernyataan yang jauh lebih berhati-hati. Ia tidak lagi menyinggung soal waktu kembalinya sang pemain, membuat situasi menjadi semakin kabur. Dalam jadwal yang padat, ketidakpastian seperti ini menjadi sumber kecemasan tersendiri bagi tim.

Berikut kutipan lengkapnya:"Saya tidak tahu, terkadang Anda punya perkiraan, lalu harus melihat hari demi hari. Saya tidak akan mengatakan kapan dia kembali."


Dampak pada Lini Belakang Manchester United

Pemain Manchester United, Matthijs de Ligt kembali ke lapangan pertandingan dengan luka di kepala setelah mendapatkan perawatan dari tim medis pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Brentford di Old Trafford, Manchester, Sabtu (19/10/2024). (AFP/Oli Scarff)

Sikap Amorim yang kini lebih tertutup membuat kekhawatiran meningkat bahwa cedera De Ligt bisa lebih rumit dari dugaan awal. Situasi ini menjadi berat karena Noussair Mazraoui akan segera pergi untuk Piala Afrika. Kehilangan dua bek penting pada periode yang sama bisa mengganggu stabilitas tim.

Di tengah absennya De Ligt, Ayden Heaven kembali dipercaya mengisi lini belakang. Ia berduet dengan Mazraoui dan Luke Shaw dalam kemenangan besar atas Wolves. Performa tim memang solid, tetapi bergantung pada pemain muda bukan solusi ideal untuk jangka panjang.

Cedera juga menghambat beberapa bek senior lain. Harry Maguire dan Leny Yoro masih bermasalah, sementara Lisandro Martinez baru kembali dari absen panjang. Kondisi ini membuat sektor pertahanan Manchester United tetap dalam tekanan.

Menjelang laga melawan Bournemouth, klub berharap ada perkembangan positif. Namun, pernyataan Amorim menunjukkan tidak ada jaminan bahwa De Ligt akan segera kembali menguatkan lini belakang tim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya