Nasib Santiago Gimenez di AC Milan yang Kian Tenggelam

Santiago Gimenez makin terpinggirkan di AC Milan. Tanpa gol di Serie A, menit bermain minim, tapi ia tetap menolak pindah. Apakah nasibnya bisa berubah?

oleh Asad ArifinDiterbitkan 09 Desember 2025, 23:43 WIB
Ekspresi Santiago Gimenez usai AC Milan dikalahkan Cremonese di pekan pertama Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (24/08/2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Santiago Gimenez datang ke AC Milan dengan aura harapan besar. Performa awalnya sempat menjanjikan, memberi kesan bahwa Rossoneri menemukan penyerang masa depan.

Namun perjalanan sang bomber Meksiko berubah drastis dalam hitungan bulan. Musim 2025/2026 justru jadi periode yang sulit bagi pemain yang dibeli dari Feyenoord tersebut.

Hingga kini, Gimenez belum mampu mencetak satu gol pun di Serie A dari 14 laga kompetisi domestik yang telah dijalani Milan. Ia baru tampil dalam sembilan pertandingan dan hanya menyumbang satu assist. Minimnya kontribusi membuat masa depannya disorot.

Meski begitu, Gimenez masih enggan meninggalkan Milan pada bursa transfer Januari. Ia menolak tawaran dari beberapa klub, sebuah keputusan yang kembali ditegaskan lewat pernyataan agennya bulan lalu.

Keputusan ini membuat situasi Gimenez menjadi teka-teki tersendiri. Ia memilih bertahan meski jarang dimainkan, sementara Milan juga belum menunjukkan tanda-tanda ingin mengubah sistem taktis demi mengakomodasi dirinya.


Gimenez Menolak Pergi, Meski Situasi Tak Menentu

Aksi penyerang AC Milan, Santiago Gimenez, pada laga pekan ke-3 Serie A 2025/2026 melawan Bologna - AP Photo/Luca Bruno

Santiago Gimenez memilih bertahan dan menolak tawaran pindah pada Januari. Sang agen telah memastikan bahwa ada dua atau tiga klub yang mengajukan proposal, tetapi semuanya ditolak. Penyerang Meksiko itu masih percaya bisa mengubah nasibnya di Milan.

Kondisinya makin sulit karena ia baru saja absen lima pertandingan liga akibat cedera pergelangan kaki. Ia baru mencetak satu gol dari 11 penampilan di semua kompetisi musim ini, tanpa satu pun gol di Serie A. Statistik itu menjadi cermin beratnya beban yang ia tanggung.


Harapan Terakhir Santiago Gimenez di Milan

Pemain Lecce, Ylber Ramadani (20), dan Santiago Gimenez dari AC Milan berebut bola dalam laga Serie A di Stadion Via del Mare, Lecce, Italia, Sabtu (30 Agustus 2025). (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Gimenez masih menyimpan keyakinan bahwa ia bisa bangkit. Menit bermain yang ia dapatkan sepanjang Januari akan menjadi indikator penting tentang nasibnya di paruh kedua musim. Jika kesempatan bermain tetap minim, posisinya bisa makin terpojok.

Namun Milan juga memiliki batas toleransi. Rossoneri tidak berencana mengubah skema permainan yang saat ini bertumpu pada tiga gelandang tengah dan dua bek sayap. Sistem tersebut memaksimalkan peran Rafael Leao dan Christian Pulisic, bukan Gimenez.

Sumber: Football Italia


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya