Liputan6.com, Jakarta - Rencana laga AC Milan vs Como 1907 yang semula akan digelar di Perth, Australia, kini menghadapi hambatan serius. Laga Serie A pertama di luar Italia itu berubah menjadi polemik baru jelang Februari 2026.
FIFA, UEFA, dan Lega Serie A sebelumnya telah memberikan izin. Tapi restu tersebut disertai catatan yang membuat wacana ini rapuh sejak awal. Harapan untuk membawa atmosfer Serie A ke Australia pun mulai memudar.
Advertisement
AFC dan Football Australia mulanya memberi lampu hijau. Namun laporan Gazzetta menyebut munculnya pembatasan baru yang membuat rencana ini kian sulit diwujudkan. Regulasi tambahan itu langsung memicu negosiasi ulang.
Dengan hambatan terbaru ini, peluang laga Milan vs Como 1907 dimainkan di Perth kini tipis. Keputusan final masih ditunggu, tetapi indikasinya mengarah pada pembatalan.
Regulasi Baru Jadi Masalah Utama
Menurut Gazzetta, izin AFC dan Football Australia datang dengan tuntutan berat. Laga tidak boleh dipasarkan sebagai pertandingan Serie A, serta wajib memakai wasit AFC, bukan wasit dari CAN Italia.
Dua syarat ini dianggap tidak sejalan dengan aturan dan nilai komersial kompetisi.
Pembatasan tersebut menghantam inti proyek. Jika branding Serie A dilarang dan penggunaan wasit tidak sesuai regulasi domestik, nilai pertandingan akan menurun drastis. Kondisi ini mempersulit semua pihak.
Proyek laga Milan vs Como 1907 di Perth pun praktis mandek. Meski belum resmi dibatalkan, peluang kesepakatan sangat kecil. Situasi dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa skenario bermain di Australia hampir mustahil terwujud.
Sumber: Gazzetta