Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan kelompok rentan. Melalui program BRI Sahabat Disabilitas, BRI Peduli menggelar pelatihan dan pemagangan untuk penyandang disabilitas, yang berlangsung pada 11–20 November 2025 di Makassar, Sulawesi Selatan, dengan metode hybrid dan diikuti 90 peserta dari berbagai daerah.
Program ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menjadi jembatan bagi para difabel untuk meraih kemandirian secara ekonomi melalui peningkatan kapasitas diri serta pengalaman kerja nyata di dunia industri.
Advertisement
Bekali Difabel dengan Skill Administrasi dan Kewirausahaan
Dalam pelaksanaannya, peserta dibekali dua jalur pelatihan utama, yakni administrasi dan kewirausahaan, yang dirancang secara fleksibel menyesuaikan minat dan potensi masing-masing.
“Pelatihan administrasi memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan data, penyusunan dokumen, dan penggunaan perangkat digital. Sementara itu, pelatihan kewirausahaan memberikan pengetahuan mengenai cara memulai dan mengembangkan usaha, perencanaan bisnis, strategi pemasaran, hingga pembuatan konten promosi,” jelas Corporate Secretary BRI, Dhanny .
Ia berharap pelatihan ini menjadi bekal penting bagi peserta untuk membangun usaha mandiri sesuai bidang yang diminati.
“Kami ingin para peserta memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri,” tambahnya .
Pemagangan hingga 2026, Gandeng Perusahaan Kuliner dan Manufaktur
Program BRI Sahabat Disabilitas tak berhenti pada pelatihan. Peserta juga diberikan kesempatan mengikuti pemagangan di perusahaan mitra dari sektor kuliner, pariwisata, hingga manufaktur. Program magang berlangsung hingga Februari 2026, kemudian ditutup dengan sesi evaluasi untuk memantau hasil dan dampaknya secara menyeluruh.
BRI berharap pengalaman kerja nyata ini mampu memperkuat kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha pribadi secara mandiri.
Sejak 2021 Sudah Jangkau 370 Penyandang Disabilitas
BRI Sahabat Disabilitas bukan inisiatif baru. Sejak diluncurkan tahun 2021, program ini telah menjangkau dan memberdayakan setidaknya 370 penyandang disabilitas di berbagai wilayah di Indonesia.
Program ini juga selaras dengan misi pemerintah dalam Asta Cita untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta peran pemuda dan penyandang disabilitas.
Wujud Dukungan terhadap SDGs dan Pembangunan Inklusif
“BRI meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan, termasuk para penyandang disabilitas,” tegas Dhanny. .
Ia juga menambahkan, program ini menjadi bentuk nyata kontribusi BRI terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pilar pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, dan kesetaraan.
“Kami berharap program ini dapat menjadi jembatan menuju kemandirian bagi para peserta dan kami yakin bahwa pembangunan inklusif adalah kunci kemajuan bangsa,” tutup Dhanny