IHSG Hari Ini 8 Desember 2025 Menghijau, Saham ANTM Melesat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Senin, (8/12/2025). Gerak IHSG hari ini mengikuti bursa saham Asia Pasifik.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 08 Desember 2025, 10:00 WIB
Ilustrasi Indeks Harga Sa(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan saham Senin, (8/12/2025). IHSG hari ini menguat di tengah bursa saham Asia Pasifik yang melejit dan sektor saham energi pimpin penguatan. Harga saham ANTM menghijau pada awal pekan ini.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 44 poin ke posisi 8.676,72. Pada pukul 09.36 WIB, IHSG bertambah 0,48 % ke posisi 8.674. Indeks saham LQ45 bertambah 0,61% ke posisi 853. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.682,65 dan level terendah 8.642,006. Sebanyak 323 saham menguat sehingga angkat IHSG. 239 saham melemah dan 155 saham diam di tempat.

Pada awal pekan ini, total frekuensi perdagangan 749.641 kali dengan volume perdagangan saham 10,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.667.

Dari 11 sektor saham, sektor saham industri melemah 0,79%. Sementara itu, sektor saham energi naik 1,58%, sektor saham basic menanjak 0,16%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,32%.

Selain itu, sektor saham consumer siklikal menguat 0,18%, sektor saham kesehatan melesat 0,67%, sektor saham keuangan bertambah 1,225. Lalu sektor saham properti menguat 0,22%, sektor saham teknologi melesat 1,41%, sektor saham infrastruktur mendaki 0,40% dan sektor saham transportasi menguat 0,72%.

Harga saham ANTM naik 0,69% ke posisi Rp 2.930 per saham. Harga saham ANTM dibuka bertambah 10 poin ke posisi Rp 2.920 per saham. Saham ANTM berada di level tertinggi Rp 2.940 dan level terendah Rp 2.920 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.362 kali dengan volume perdagangan 62.396 saham. Nilai transaksi Rp 18,3 miliar.

Gerak Saham

Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain itu, harga saham KETR meroket 21,94% ke posisi Rp 945 per saham. Harga saham KETR dibuka naik ke posisi Rp 830 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 775 per saham. Saham KETR berada di level tertinggi Rp 965 dan level terendah Rp 800 per saham. Total frekuensi perdagangan 17.600 kali dengan volume perdagangan 1.353.791 saham. Nilai transaksi Rp 125,1 miliar.

Harga saham IMPC merosot 1,32% ke posisi Rp 3.740 per saham. Harga saham IMPC dibuka turun 70 poin ke posisi Rp 3.720 per saham. Saham IMPC berada di level tertinggi Rp 3.750 dan level terendah Rp 3.400 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.231 kali dengan volume perdagangan 586.895 saham. Nilai transaksi Rp 212,7 miliar.

Harga saham BRIS menguat 0,86% ke posisi Rp 2.350 per saham. Saham BRIS dibuka naik 20 poin ke posisi Rp 2.350 per saham. Saham BRIS berada di level tertinggi Rp 2.360 dan level terendah Rp 2.340 per saham. Total frekuensi perdagangan 669 kali dengan volume perdagangan 10.033 saham. Nilai transaksi Rp 2,4 miliar.

Top Gainers-Losers

Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham RLCO meroket 34,52%
  • Saham KIOS meroket 27,55%
  • Saham LCKM meroket 24,82%
  • Saham SOTS meroket 24,44%
  • Saham KETR meroket 23,87%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham ASPI merosot 14,83%
  • Saham SDPC merosot 10,75%
  • Saham LABA merosot 9,90%
  • Saham OLIV merosot 9,90%
  • Saham LFLO merosot 9,40%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham HUMI tercatat 34.615 kali
  • Saham DOOH tercatat 33.576 kali
  • Saham GTSI tercatat 32.113 kali
  • Saham DEWA tercatat 32.098 kali
  • Saham COIN tercatat 30.387 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham COIN senilai Rp 367,3 miliar
  • Saham DEWA senilai Rp 316,6 miliar
  • Saham ENRG senilai Rp 233,3 miliar
  • Saham GOTO senilai Rp 218,8 miliar
  • Saham IMPC senilai Rp 218,2 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham HUMI tercatat 35.199 kali
  • Saham DOOH tercatat 33.797 kali
  • Saham GTSI tercatat 32.822 kali
  • Saham DEWA tercatat 32.417 kali
  • Saham COIN tercatat 30.832 kali

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya