Kali Ciliwung Meluap, 15 RT di Jakarta Timur Terendam Banjir

BPBD DKI Jakarta, menjelaskan bahwa banjir ini terjadi karena intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya sehingga menyebabkan Kali Ciliwung meluap.

oleh Tim NewsDiterbitkan 07 Desember 2025, 10:32 WIB
Warga melintasi genangan air yang merendam jalan di kawasan Kampung Makasar, Jakarta Timur, Senin (7/7/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 15 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur terdampak banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa banjir ini terjadi karena intensitas hujan tinggi yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya sehingga menyebabkan Kali Ciliwung meluap.

"Sampai pukul 09.00 WIB terdapat 15 RT yang terendam banjir," kata Yohan, dikutip dari Antara, Minggu (7/12/2025).

Untuk ketinggian banjir bervariasi, ada yang terendam sedalam 30 sentimeter hingga 80 sentimeter (cm).

BPBD DKI Jakarta kata Yohan, mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan genangan.

"Selain itu, kami juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik agar genangan surut dalam waktu cepat," ujarnya.

Berikut data 15 RT di Jakarta Timur yang terendam banjir.

- Kelurahan Bidara Cina, tiga RT

Ketinggian: 30-35 cm

- Kelurahan Kampung Melayu, empat RT

Ketinggian: 80 cm

- Kelurahan Cawang, lima RT

Ketinggian: 80 cm

- Kelurahan Cililitan, tiga RT

Ketinggian: 50 cm.

 

Imbauan BMKG

Seorang anak bermain air saat banjir menggenangi Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Selasa (6/2). Deras dan tingginya debit air di Kali Ciliwung membuat Jalan Jatinegara Barat terputus. (Liputan6.com/Arya Manggala)

"Untuk penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung, saat ini masih dalam penanganan," katanya.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop.

Infografis Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya