Gubernur Banten Soroti Pengelolaan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang, Dorong Pengawasan Ketat

Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, pengawasan harus dilakukan dengan ketat agar koperasi ini benar-benar berjalan untuk kepentingan masyarakat.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 06 Desember 2025, 13:38 WIB
Gubernur Banten Andra Soni (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang mendapat dana hibah Rp 100 juta per koperasi. Sehingga total, ada Rp 27,4 miliar yang disalurkan untuk pengembangan koperasi tersebut.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, saat ini di wilayahnya memiliki 246 Desa dan 28 Kelurahan, seluruhnya telah membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai wadah penguatan ekonomi kerakyatan. Lalu, pada pertama CSR untuk koperasi telah diberikan kepada 60 KDKMP.

"Kemudian dilanjutkan saat ini, yaitu pada tahap kedua, CSR kembali disalurkan kepada 214 KDKMP untuk permodalan. Jadi total yang telah disalurkan selama tahun 2025 ini, sebanyak 274 desa/kelurahan, dengan nominal anggaran keseluruhan sebesar Rp 27,4 Miliar,"ungkap Maesyal Rasyid, Sabtu (6/12/2025).

Bupati juga mengungkap, dana bantuan atau hibah tersebut berasal dari para pengembang yang ada di Kabupaten Tangerang.

Dana sebesar Rp 100 juta untuk masing-mamsing Koperasi Merah Putih itu, nantinya dikelola atau dipergunakan untuk operasional usaha koperasi. Misalnya saha menjual atau menyediakan kebutuhan komoditi untuk masyarakat, diantaranya sembako, peternakan, pertanian, dan Gas LPG 3 kg.

"Ada juga untuk potensi desa, misal ada desa yang berpotensi bertani bawang, bisa digunakan untuk itu,"ujarnya

Selain memberikan bantuan permodalan usaha Pemerintah Kabupaten Tangerang juga meluncurkan Aplikasi Penatausahaan KDKMP, sebagai bentuk modernisasi tata kelola. Melalui aplikasi ini, pencatatan keuangan, administrasi, laporan usaha, serta monitoring koperasi dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan real time.

"Kami ingin memastikan bahwa koperasi kita dikelola secara profesional dan mampu berkembang sesuai kebutuhan zaman, serta adanya transparansi keuangan dalam mengelola," ujarnya.

 

Pengawasan Ketat

Sementara di tempat yang sama, Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, koperasi desa/kelurahan merah putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang tentunya memiliki potensi yang sangat besar.

Ditambah, Kabupaten Tangerang merupakan wilayah industri dan salah satu penyangga ibu kota DKI Jakarta.

"Dari situ saja sudah kelihatan potensinya, potensi koperasinya. Tinggal, nanti pengawasannya harus dilakukan dengan ketat agar koperasi ini benar-benar berjalan untuk kepentingan masyarakat,"katanya.

Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah juga menilai sangatlah baik, karena bisa menghidupkan ekonomi ditingkat desa. Dirinya juga mengatakan kedepan juga akan dilakukan pembangunan fisik untuk gerai KDMP yang meliputi kantor kopreasi beserta gudang logistik.

"Ini merupakan kolaborasi bersama-sama untuk membesarkan koperasi desa kelurahan merah putih memastikan semua koperasi desa kelurahan merah putih yang ada di Kabupaten Tangerang bisa berjalan beroperasional. Sehingga diawali dengan CSR 100 juta per desa dan kelurahan, semoga itu bisa dioptimalkan sambil menunggu pembangunan fisik gerai yang nantinya akan digunakan untuk kantor dan gudang," katanya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya