Roy Keane Kecam Performa Mason Mount di Laga Man Utd vs West Ham: Seperti Anak Sekolah!

Roy Keane melontarkan kritik tajam terhadap Mason Mount usai laga Man United vs West Ham berakhir imbang. Legenda Setan Merah itu juga mempertanyakan mentalitas dan kedalaman skuad Manchester United.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 05 Desember 2025, 09:16 WIB
Pemain West Ham, Jarrod Bowen (kiri) melepaskan tendangan ke arah gawang Manchester United pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Old Trafford, Jumat (5/12/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Liputan6.com, Jakarta - Roy Keane kembali melontarkan kritik tajam terhadap Manchester United setelah hasil imbang kontra West Ham United. Legenda Setan Merah itu menyoroti performa Mason Mount yang dinilainya tidak memberi pengaruh berarti.

Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu West Ham pada lanjutan Liga Inggris, Jumat (5/12/2025) dini hari WIB. Hasil ini membuat peluang mereka menembus posisi lima besar kembali terhambat.

Dalam pertandingan tersebut, Setan Merah sempat memimpin lebih dulu melalui gol Diogo Dalot di babak kedua. Namun gol Soungoutou Magassa di menit akhir memaksa tuan rumah harus berbagi angka.

Hasil tersebut memperpanjang catatan inkonsistensi performa tim asuhan Ruben Amorim di hadapan pendukung sendiri. Situasi ini memicu kritik keras dari Keane yang sejak lama menuntut standar tinggi di tubuh Manchester United.


Kritik Roy Keane terhadap Mason Mount

Skuad Manchester United merayakan gol yang dicetak Diogo Dalot ke gawang West Ham, Jumat (5/12/2025) (AP Photo/Ian Hodgson)

Mason Mount masuk sebagai pemain pengganti ketika Manchester United berusaha mengamankan kemenangan. Namun kehadirannya tidak mampu memberi pengaruh positif dalam menjaga ritme permainan tim.

Keane menilai Mount gagal menunjukkan karakter yang dibutuhkan saat tim sedang unggul. Ia juga menyoroti minimnya kehadiran Mount dalam duel penting di lapangan.

"Ketika Anda sedang berusaha mengamankan kemenangan, saya melihat Mason Mount saat masuk ke lapangan. Beberapa pemain memang butuh waktu untuk menyesuaikan diri, tetapi dia terlihat seperti anak sekolah di sana," ucap Roy Keane kepada Sky Sports.

"Anda membutuhkan pemain pengganti yang masuk dengan wibawa dan pengaruh."


Pergantian Pemain yang Dinilai Menurunkan Level Tim

Bek West Ham, Jean-Claire Todibo, bermain sangat gemilang melawan Manchester United pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Jumat (5/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Ruben Amorim melakukan sejumlah pergantian pemain setelah United unggul satu gol. Mount dan Manuel Ugarte masuk menggantikan Matheus Cunha dan Joshua Zirkzee untuk menambah tenaga baru.

Namun pergantian ini justru dinilai tidak efektif dan gagal menjaga intensitas permainan. United bahkan kebobolan dari situasi bola mati setelah kehilangan momentum.

"Jika melihat kenyataannya, perubahan pemain justru menurunkan level permainan Manchester United malam ini," ujar Roy Keane.

"Jika melihat skuad ini dengan dana besar yang telah dikeluarkan, mereka jelas kekurangan kedalaman, terutama di sektor penyerangan."


Mentalitas Manchester United Dipertanyakan

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, seusai laga Liga Inggris melawan West Ham di Old Trafford, Jumat, 5 Desember 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)

Roy Keane juga mempertanyakan mentalitas para pemain United dalam menghadapi tekanan saat unggul. Ia menilai tim sulit mengontrol permainan meski menghadapi lawan yang berada di papan bawah.

Lanjut Baca:

Situasi serupa disebutnya juga terjadi saat kalah dari Everton sebelumnya. Hal ini membuat keraguan Keane terhadap kestabilan performa Setan Merah semakin besar. "Di lini pertahanan dan lini tengah, ada pertanyaan besar. Saya tidak akan percaya atau yakin bahwa tim ini bisa meraih hasil yang konsisten," jelas Roy Keane. "Jika tidak mampu mengelola keunggulan saat melawan tim papan bawah, bagaimana mungkin bisa menghadapi tim-tim papan atas?"

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya