Banjir Bandang Sumatra: Kayu Gelondongan dan Lumpur Tutup Permukiman Warga di Garoga Sumut

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 04 Desember 2025, 17:10 WIB
Banjir Bandang Sumatra: Kayu Gelondongan dan Lumpur Tutup Permukiman Warga di Garoga Sumatera Utara
Banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang terjadi pada akhir November 2025 lalu membawa serta kayu-kayu gelondongan dalam jumlah besar. Hingga Kamis 4 Desember 2025, tumpukan material kayu gelondongan masih terlihat dan mulai dimanfaatkan warga sebagai material untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak. Patut diketahui, banjir bandang yang menghantam wilayah Garoga, khususnya di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menyebabkan kerusakan yang meluas dan parah. Permukiman warga nyaris hilang dan hancur, rata dengan lumpur. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum lainnya, seperti jembatan dan akses jalan, yang mengganggu mobilitas dan menyebabkan beberapa wilayah terisolasi sementara. Desa Garoga sempat "hilang" dan berganti menjadi hamparan lumpur, batu, serta sampah potongan dan batang kayu pohon.
Warga desa memotong kayu-kayu yang hanyut oleh banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. Banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang terjadi pada akhir November 2025 lalu membawa serta kayu-kayu gelondongan dalam jumlah besar. (YT HARIONO/AFP)
Hingga Kamis 4 Desember 2025, tumpukan material kayu gelondongan masih terlihat dan mulai dimanfaatkan warga sebagai material untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak. Tampak dalam foto, warga desa memotong batang kayu yang hanyut akibat banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatra Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. (YT HARIONO/AFP)
Patut diketahui, banjir bandang yang menghantam wilayah Garoga, khususnya di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menyebabkan kerusakan yang meluas dan parah. Tampak dalam foto, seorang warga mengumpulkan barang-barangnya dari rumahnya yang rusak akibat banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. (YT HARIONO/AFP)
Permukiman warga nyaris hilang dan hancur, rata dengan lumpur. Tampak dalam foto, seorang warga duduk di depan rumahnya yang rusak akibat banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. (YT HARIONO/AFP)
Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum lainnya, seperti jembatan dan akses jalan, yang mengganggu mobilitas dan menyebabkan beberapa wilayah terisolasi sementara. Tampak dalam foto, warga desa duduk di luar rumah mereka yang rusak akibat banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. (YT HARIONO/AFP)
Desa Garoga sempat "hilang" dan berganti menjadi hamparan lumpur, batu, serta sampah potongan dan batang kayu pohon. Tampak dalam foto, seorang warga mengumpulkan barang-barangnya dari rumahnya yang rusak akibat banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. (YT HARIONO/AFP)
Seorang warga desa melihat-lihat dari rumahnya yang rusak akibat banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. (YT HARIONO/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya