Sukses

Ratusan Warga Pidie Jaya Jalani Ramadan 1447 Hijriah di Tenda Darurat

Bulan Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi dijalani dengan penuh keprihatinan oleh warga di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Ratusan kepala keluarga yang menjadi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, hingga kini masih harus bertahan di tenda-tenda darurat. Kondisi ini memaksa warga untuk menjalani Ramadan dengan segala keterbatasan di lokasi pengungsian. Keadaan di tenda pengungsian sangat memprihatinkan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan para lanjut usia. Mereka harus menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk persiapan ibadah Ramadan, di dalam ruang yang sempit dengan sarana pendukung yang sangat minim. Warga berharap pembangunan dapat dipercepat agar mereka bisa segera pindah dari tenda darurat dan menjalani sisa Ramadan serta merayakan Idul Fitri di tempat yang lebih layak dan aman. Untuk diketahui, sudah hampir tiga bulan berlalu sejak bencana melanda, namun pembangunan hunian sementara (Huntara) yang dijanjikan bagi para penyintas belum juga rampung. Warga pun terpaksa terus menetap dan beraktivitas di tenda-tenda penampungan dengan fasilitas seadanya yang dinilai kurang layak untuk ditinggali dalam jangka waktu lama. Diketahui, pemerintah setempat masih terus mengupayakan penyelesaian pembangunan Huntara.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini