5 Fakta Menarik Cold Moon, Super Moon Terakhir di Tahun 2025

Jika ini jadi yang terakhir di tahun 2025, kapan kita bisa melihat kembali Cold Moon?

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 02 Desember 2025, 11:26 WIB
Penampakan fenomena supermoon terlihat dari langit Trebons-sur-la-Grasse di Prancis selatan, Minggu (3/12). Selain dinamai Full Cold Supermoon, Supermoon ini juga disebut Big Spirit Moon atau Blue Moon. (AFP PHOTO / REMY GABALDA)

Liputan6.com, Jakarta - Langit malam pekan ini akan dihiasi fenomena langka: Cold Moon, Super Moon terakhir tahun 2025.

Bulan purnama istimewa ini mencapai puncak iluminasi pada Kamis, 4 Desember pukul 18.15 EST, menurut Old Farmer’s Almanac.

Dikutip dari laman USA Today, Selasa (2/12/2025), berikut ini lima fakta menarik soal Cold Moon yang perlu Anda ketahui:

1. Super Moon Terakhir Tahun Ini

Cold Moon menjadi Super Moon ketiga sekaligus terakhir pada 2025. Saat mencapai puncaknya, bulan diperkirakan berada pada jarak sekitar 221.965 mil dari Bumi—lebih dekat dari rata-rata, sehingga tampak lebih besar dan terang.

Bagi penikmat langit malam, fenomena ini juga bisa disaksikan pada Rabu dan Jumat malam, selama cuaca mendukung.

2. Lebih Besar dan Lebih Terang dari Bulan Purnama Biasa

Super Moon terjadi ketika orbit bulan membawa satelit alami Bumi ini lebih dekat dari biasanya. Saat inilah bulan tampak hingga 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibanding bulan purnama paling redup dalam setahun.

NASA menjelaskan bahwa setiap publikasi memakai ambang batas berbeda untuk mendefinisikan Super Moon, karena orbit bulan tidak berbentuk lingkaran sempurna.

3. Disebut Cold Moon karena Musim Dingin

Nama “Cold Moon” berasal dari suku Mohawk di Amerika Utara yang menandai bulan Desember sebagai periode cuaca sangat dingin. Sementara suku Mohican menyebutnya “Long Night Moon”, karena malam pada bulan ini cenderung paling panjang.

4. Ilusi Bulan Membuatnya Tampak Lebih Besar

Pada saat terbit di cakrawala, bulan purnama kerap terlihat jauh lebih besar karena moon illusion, sebuah efek optik yang membuat benda langit tampak membesar ketika berada dekat objek-objek di garis pandang jauh. Super Moon memperkuat efek visual ini, menjadikannya momen ideal untuk fotografi langit.

5. Ingin Menyaksikan Lagi?

Ada 3 Super Moon Tahun DepanBulan purnama muncul setiap 29 hari, sehingga kadang dua kali dalam satu bulan. Bila Anda melewatkan Cold Moon tahun ini, jangan khawatir: tahun depan akan ada tiga Super Moon yang bisa dinikmati kembali.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya