Liputan6.com, Jakarta - Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Profesor Hardinsyah, menjelaskan batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa sekitar 300–400 miligram per hari. Angka ini setara dengan dua hingga tiga gelas kopi, tergantung ukuran gelasnya.
Hardinsyah mengingatkan bahwa mesti bijak dalam mengonsumsi kopi meski minuman ini memiliki manfaat meningkatkan konsentrasi, fokus, energi, serta memperbaiki suasana hati dan antioksidan tinggi.
Advertisement
“Kafein merupakan komponen kimia dalam bahan makanan yang memiliki manfaat, tetapi juga perlu dikonsumsi dengan bijak,” ujar Prof Hardinsyah dalam IPB Podcast di kanal YouTube IPB TV.
“Namun, sebaiknya tidak lebih dari empat gelas sehari," pesannya.
Mengenai orang yang sulit lepas dari minum kopi bahkan baru semangat kalau menyeruput minuman ini, Hardinsyah menyinggung soal kafein yang terdapat pada kopi bersifat adiktif. Alhasil dapat menyebabkan seseorang merasa kurang bersemangat bila tidak mengonsumsinya.
“Kalau sudah terbiasa ngopi pagi dan sore, lalu tidak minum, biasanya terasa ada yang hilang. Bahkan sebaliknya, jadi mudah mengantuk,” ujarnya sambil tersenyum.
Bisa Bikin Tekanan Darah Naik pada Sebagian Orang
Hardinsyah mengungkapkan efek konsumsi kopi pada tiap orang bisa berbeda. Hal ini tergantung sensitivitas tubuh terhadap kafein. Ada orang yang bisa mengalami peningkatan tekanan darah gegara minum kopi.
“Bagi orang yang sensitif, satu gelas kopi saja sudah bisa menyebabkan tekanan darah meningkat dan sulit tidur. Tetapi bagi yang tidak sensitif, dua sampai tiga gelas biasanya tidak masalah,” jelas Hardinsyah.
Ibu Hamil Diminta Kurangi Konsumsi Kopi
Hardinsyah juga menyoroti dampak kafein terhadap penyerapan zat besi, terutama bagi ibu hamil dan remaja perempuan yang memiliki kebutuhan zat besi tinggi.
“Kalau sebelum hamil sudah terbiasa minum kopi, sebaiknya saat hamil dikurangi. Kafein bisa menurunkan penyerapan zat besi dan meningkatkan risiko anemia,” terangnya.