AC Milan Memang di Puncak, tapi Sang Legenda Peringatkan Bahayanya Persaingan Serie A 2025/2026

Serginho menilai AC Milan punya peluang nyata merebut Scudetto 2025/2026. Rossoneri memimpin klasemen sementara, namun persaingan dengan Napoli, Inter, Bologna, dan Como masih sangat ketat.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 01 Desember 2025, 17:11 WIB
Rafael Leao dari AC Milan merayakan gol dalam laga Serie A melawan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan memijak puncak klasemen Serie A 2025/2026 pada pekan ke-13. Dengan torehan 28 poin dari 13 laga, Rossoneri tampil meyakinkan di bawah kendali Massimiliano Allegri.

Namun, stabilitas itu belum cukup untuk membuat mereka berada di zona nyaman. Persaingan musim ini benar-benar ketat, nyaris tanpa ruang untuk terpeleset.

Napoli membuntuti dengan poin identik, sementara Inter dan Roma hanya terpaut satu angka dari dua raksasa tersebut. Di tengah persaingan empat besar yang sengit, Bologna dan Como 1907 pun mengintip peluang sebagai kuda hitam.

Situasi ini membuat Milan harus meningkatkan konsistensi jika ingin kembali mengangkat Scudetto.

Legenda klub, Serginho, menegaskan bahwa Milan memang punya kans besar, tetapi jalan menuju gelar masih terjal. Dalam pandangannya, Serie A musim ini bergerak dengan dinamika yang tak terduga, di mana setiap klub masih mencari kestabilan performa.


Serginho: Liga Masih Terbuka Lebar, Milan Harus Tetap Waspada

Selebrasi Christian Pulisic dkk. dalam laga AC Milan vs Bari di Coppa Italia 2025/2026, Senin (18/8/2025). (AC Milan Official)

Serginho melihat bahwa persaingan musim ini tidak menunjukkan satu pun tim yang benar-benar dominan. Menurutnya, Milan memang favorit secara tradisi, tetapi keunggulan itu tidak otomatis menjamin gelar scudetto.

“Saya pikir liga masih terbuka lebar. Belum ada tim yang benar-benar mapan di tim. Tim-tim sedang mengalami masa-masa baik dan buruk, jadi liga masih seimbang dalam hal ini,” ucapnya.

Legenda asal Brasil itu juga mengingatkan bahwa perjalanan panjang masih menanti. Serginho menilai adaptasi skuad dan kedalaman tim akan sangat menentukan di fase-fase penting musim ini.

"Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Beberapa pemain masih perlu berkembang, dan beberapa pemain baru belum beradaptasi dengan baik,” imbuh Serginho.


Efek Allegri: Budaya Milan Kembali, Performa Ikut Terangkat

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberikan instruksi kepada Alexis Saelemaekers saat laga Serie A melawan Cremonese di Stadion San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Di mata Serginho, kebangkitan Milan tidak lepas dari sosok Massimiliano Allegri. Setelah kegagalan dua pelatih asal Portugal, Allegri datang membawa stabilitas dan filosofi yang identik dengan DNA Rossoneri.

“Saya pikir setelah kegagalan kedua pelatih asal Portugal tersebut, kedatangan Allegri telah mengembalikan budaya AC Milan. Allegri adalah seseorang yang memahami budaya dan pentingnya seragam Milan,” kata Serginho.

"Penting untuk memiliki pelatih Italia yang tidak hanya memahami sepak bola Italia, tetapi juga situasi yang dihadapi Milan saat ini,” tegas Serginho.

Sumber: MilanNews


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya