Cegah Penjarahan di Lokasi Bencana, Ketua PMI Jusuf Kalla Minta Distribusi Bantuan Dipercepat

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 01 Desember 2025, 13:45 WIB
Cegah Penjarahan di Lokasi Bencana, Ketua PMI Jusuf Kalla Minta Distribusi Bantuan Dipercepat
Ketua Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla menegaskan pentingnya percepatan distribusi bantuan di wilayah terdampak bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat guna mencegah terjadinya penjarahan. Hal tersebut disampaikan saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). JK mengakui bahwa aksi penjarahan di sejumlah lokasi terjadi karena kondisi darurat yang membuat warga kelaparan dan tidak memiliki akses terhadap kebutuhan pokok. Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu mengingatkan bahwa jika distribusi bantuan terlambat, potensi penjarahan toko-toko akan semakin besar dan membahayakan situasi di lapangan. Karenanya, ia meminta, semua pihak untuk turut serta membantu percepatan penyaluran bantuan. JK juga mengimbau agar bantuan tidak hanya fokus pada tahap tanggap darurat, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pasca bencana. Dia menekankan bahwa proses rehabilitasi membutuhkan waktu dan sumber daya besar mengingat jumlah rumah rusak mencapai puluhan ribu dan jutaan warga terdampak.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). Jusuf Kalla menegaskan pentingnya percepatan distribusi bantuan di wilayah terdampak bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat guna mencegah terjadinya penjarahan. (ADE/Staff Media JK)
JK mengakui bahwa aksi penjarahan di sejumlah lokasi terjadi karena kondisi darurat yang membuat warga kelaparan dan tidak memiliki akses terhadap kebutuhan pokok. Tampak dalam foto, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). (ADE/Staff Media JK)
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu mengingatkan bahwa jika distribusi bantuan terlambat, potensi penjarahan toko-toko akan semakin besar dan membahayakan situasi di lapangan. Tampak dalam foto, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). (ADE/Staff Media JK)
Karenanya, ia meminta semua pihak untuk turut serta membantu percepatan penyaluran bantuan. Tampak dalam foto, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). (ADE/Staff Media JK)
JK juga mengimbau agar bantuan tidak hanya fokus pada tahap tanggap darurat, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pasca-bencana. Tampak dalam foto, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). (ADE/Staff Media JK)
Dia menekankan bahwa proses rehabilitasi membutuhkan waktu dan sumber daya besar mengingat jumlah rumah rusak mencapai puluhan ribu dan jutaan warga terdampak. Tampak dalam foto, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). (ADE/Staff Media JK)
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla saat meninjau gudang logistik PMI di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025). (ADE/Staff Media JK)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya