XRP Tembus Support USD 2,15, Sinyal Teknis Mulai Bearish

Harga XRP jatuh ke bawah support USD 2,15, memicu kekhawatiran pasar atas risiko pelemahan lanjutan.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 01 Desember 2025, 18:00 WIB
Tekanan jual yang semakin besar membuat XRP menghadapi risiko koreksi lebih dalam. Ilustrasi kripto XRP. (Foto by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga aset kripto XRP kembali berada di bawah tekanan setelah menembus level support penting di kisaran USD 2,15. Pelemahan ini dipicu runtuhnya garis tren bullish yang sebelumnya bertahan di USD 2,18, sehingga memunculkan kekhawatiran lanjutan di kalangan trader.

Dikutip dari yellow, Senin (1/12/2025), pergerakan XRP belakangan ini mirip dengan pola Bitcoin dan Ethereum yang juga mengalami penurunan. Upaya harga untuk kembali menembus USD 2,15 tidak berhasil, membuat XRP turun lebih dalam hingga melewati level USD 2,12 dan USD 2,10.

Dari sisi teknikal, aset kripto ini berada di bawah level 50% Fibonacci retracement dari swing low USD 1,817 ke puncak USD 2,286. XRP juga kini diperdagangkan di bawah 100-hourly Simple Moving Average, menandakan tren jangka pendek yang semakin negatif.

Apabila XRP mencoba rebound, area USD 2,08 menjadi zona resistance terdekat. Sementara itu, hambatan besar pertama berada di USD 2,10. Jika mampu menutup perdagangan di atas level tersebut, XRP berpeluang kembali menguji area USD 2,12 hingga USD 2,15.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Berbagai Skenario Harga

Ilustrasi aset kripto XRP. (Gambar by AI)

Tekanan jual yang semakin besar membuat XRP menghadapi risiko koreksi lebih dalam. Penembusan level-level teknikal penting mendorong fokus pasar beralih ke target penurunan berikutnya.

Dukungan terdekat kini berada di kisaran USD 2,00, bersamaan dengan level 61,8% Fibonacci retracement dari pergerakan swing low dan high sebelumnya. Jika level ini kembali ditembus, target support berikutnya berada di USD 1,9250.

Apabila harga XRP jatuh di bawah USD 1,9250, skenario bearish berpotensi berlanjut menuju area USD 1,85.

Indikator teknikal juga mengonfirmasi meningkatnya tekanan negatif. MACD di time frame hourly terus bergerak di zona bearish, sementara Relative Strength Index (RSI) telah turun ke bawah level 50, menandakan momentum pelemahan belum mereda.

 

Investor Harus Hati-hati

Ilustrasi kripto XRP. (Foto by AI)

Level support tambahan juga terlihat di USD 1,82 dan USD 1,80 jika tekanan jual semakin kuat. Para analis menilai bahwa XRP membutuhkan katalis positif atau perbaikan sentimen pasar kripto secara keseluruhan untuk keluar dari tren melemahnya saat ini.

Sementara itu, investor tetap diminta berhati-hati menghadapi volatilitas tinggi yang melanda pasar kripto. Penurunan Bitcoin dan Ethereum yang ikut melemah turut memberikan tekanan tambahan terhadap XRP.

Meski demikian, sebagian pelaku pasar melihat potensi pemulihan jika XRP mampu kembali menembus level penting USD 2,10. Penutupan harga di atas area tersebut dapat membuka jalan menuju resistance selanjutnya di USD 2,12 dan USD 2,15.

Dengan kondisi teknikal yang masih bearish, pergerakan XRP dalam beberapa jam hingga hari ke depan akan sangat menentukan arah tren selanjutnya di pasar kripto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya