Bruno Fernandes Siram Mason Mount Dengan Pujian Usai Bantu Man United Comeback Lawan Crystal Palace: Kualitasnya tak Diragukan

Bruno Fernandes memuji Mason Mount setelah kemenangan Man United atas Crystal Palace. Mount cetak gol kemenangan dan raih tonggak penting.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 01 Desember 2025, 10:59 WIB
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes merayakan gol bersama gelandang Mason Mount pada pertandingan Premier League Summer Series, Senin, 4 Agustus 2025, di Atlanta. (AP Photo/Colin Hubbard)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United membawa pulang tiga poin dari markas Crystal Palace setelah menang dramatis pada pekan ke-13 Liga Inggris 2025/2026 di Selhurst Park, Minggu (30/11/2025) malam WIB. Setan Merah sempat tertinggal lebih dulu, namun bangkit kuat di babak kedua.

Gol-gol dari Joshua Zirkzee dan Mason Mount menjadi penentu, sementara tuan rumah hanya mampu membalas lewat penalti Jean-Philippe Mateta. Laga berjalan ketat, terutama karena Palace memiliki rekor cukup baik saat menjamu MU dalam beberapa musim terakhir.

Penampilan Manchester United pada babak pertama tidak terlalu meyakinkan dan sempat membuat Ruben Amorim geleng-geleng kepala. Serangan yang dibangun kerap putus di tengah jalan dan berbagai kesalahan kecil membuka peluang bagi Palace.

Namun perubahan besar hadir setelah jeda. Lini tengah Setan Merah bekerja lebih rapi, dan kombinasi Fernandes–Mount menjadi pusat kebangkitan tim tamu.


Fernandes Tumpahkan Pujian untuk Mount

Ismaila Sarr dari Crystal Palace ditekan oleh Bruno Fernandes (kiri) dan Luke Shaw dari Manchester United dalam laga Premier League antara Crystal Palace dan Manchester United di London, Minggu, 30 November 2025. (Jordan Pettitt/PA via AP)

Bruno Fernandes langsung menjadi sorotan karena tampil menentukan dengan dua assist, termasuk satu yang mengarah ke gol kemenangan Mason Mount. Kapten MU itu memainkan peran besar dalam membalikkan situasi yang awalnya tampak sulit di Selhurst Park.

Setelah pertandingan, Fernandes tidak ragu memberikan kredit khusus untuk Mount. Gelandang Inggris itu disebut tampil percaya diri dan menunjukkan kapasitas yang selama ini ia miliki.

Fernandes menilai Mount hanya butuh ritme dan kebugaran penuh untuk kembali ke level terbaiknya. Ia juga menyebut kontribusi rekan setimnya itu semakin terasa ketika United berada dalam kondisi tertekan.

Berbicara kepada BBC Match of the Day, Fernandes menggambarkan Mount sebagai 'pemain hebat dan senang melihat rekannya kembali mencetak gol. "Mason adalah pemain hebat," kata Fernandes.

"Kualitasnya tidak pernah diragukan bersama rekan-rekan setimnya. Terkadang ia kesulitan mencetak gol dan assist, juga karena cedera, tetapi ketika ia kembali bugar, ia menjadi penting," sambungnya.


Laga Bersejarah untuk Mount di Selhurst Park

Mason Mount diberi ucapan selamat setelah mencetak gol pembuka timnya dalam laga Liga Inggris antara Manchester United dan Sunderland di Old Trafford, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Gol ke gawang Palace bukan sekadar penentu kemenangan; momen itu juga menandai tonggak besar dalam perjalanan Mason Mount di Premier League bersama Manchester United. Mount akhirnya bermain penuh selama 90 menit di liga untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun.

Terakhir kali ia menyelesaikan pertandingan sebagai starter dan bertahan sampai peluit akhir adalah saat masih berseragam Chelsea pada Januari 2023. Rangkaian cedera panjang membuat kariernya di Old Trafford tersendat dan memaksa dirinya menunggu lama untuk kembali tampil konsisten.

Momen di Selhurst Park menjadi sinyal positif bahwa dirinya mulai kembali menemukan stabilitas fisik dan sentuhan permainan. Pujian Fernandes juga sejalan dengan komentar Ruben Amorim sebelum laga, yang mengatakan bahwa Mount adalah pemain yang sangat cerdas dan memiliki ancaman gol yang tidak dimiliki banyak pemain lain di skuadnya. Pelatih MU itu terbukti tepat setelah sang gelandang mencetak gol kemenangan dalam laga penting ini.

(BBC)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya