Puan Maharani Minta Pemerintah Percepat Penanganan Banjir di Sumatera

Puan Maharani mengatakan dalam kondisi seperti ini dibutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah serta pihak terkait.

oleh Nayla ShabrinaDiterbitkan 29 November 2025, 20:49 WIB
Beberapa akses vital di tiga provinsi utama: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat putus. Tampak foto udara menunjukkan permukiman yang terendam banjir di Medan, Sumatera Utara, Jumat 28 November 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah di Sumatera. Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Aceh, Sumut dan Sumbar porakporanda diterjang rentetan bencana.

Ajakan tersebut disampaikan Puan saat menghadiri acara pengukuhan Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir sebagai Profesor Kehormatan Bidang Hukum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/11/2025).

“Izinkan saya mengajak kita semua untuk mendoakan saudara-saudari kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta sejumlah wilayah lain di Tanah Air yang sedang menghadapi musibah bencana alam,” ujar Puan.

Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai wilayah dilaporkan mengalami bencana alam. Mulai dari banjir bandang dan longsor di Sumatera dan Sulawesi, banjir besar di Kalimantan, gelombang tinggi di pesisir Jawa-Bali, hingga kebakaran permukiman di Papua dan Jakarta.

 

Desak Gerak Cepat Pemerintah Pusat dan Daerah

Situasi ini, kata Puan, membutuhkan penanganan terkoordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat evakuasi, pencarian korban, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

“Semoga upaya penanganan dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh, sehingga masyarakat yang terdampak bisa kembali beraktivitas dengan normal,” tegas mantan Menko PMK itu.

Puan juga menekankan pentingnya memastikan dukungan khusus bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas, terutama di lokasi pengungsian.

"Upaya pembersihan material longsor, pembukaan akses jalan, pendirian posko pengungsian yang aman, serta penyediaan logistik darurat sesuai kebutuhan warga juga diperlu dilakukan," jelas Puan.Puan berharap solidaritas masyarakat tetap terjaga untuk membantu saudara sebangsa yang tengah menghadapi cobaan.

"Semoga seluruh langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh, sehingga masyarakat yang terdampak bisa kembali beraktivitas dengan normal," pungkas Puan.

 

Infografis Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya