Liputan6.com, Jakarta - Toyota Motor Corporation kembali mencatatkan kinerja positif pada Oktober 2025. Produsen otomotif asal Jepang ini melaporkan kenaikan penjualan global sebesar 3 persen, dengan total 1.003.631 kendaraan terjual sepanjang bulan tersebut.
Disitat dari laman Global Toyota, Minggu (30/12025), kontribusi penting juga datang dari dua anak perusahaannya, Daihatsu dan Hino, yang turut mencatatkan pertumbuhan serupa. Daihatsu berhasil menjual 200.045 unit, sementara Hino di angka 803.586 unit secara domestik dan internasional.
Advertisement
Secara kumulatif, dalam sepuluh bulan pertama tahun 2025, Toyota Group mengantongi peningkatan penjualan 5,5 persen atau menjadi 9.362.057 unit. Penjualan di Jepang tumbuh pesat hingga lebih dari 13 persen, tembus hingga 1.745.403 unit. Lonjakan ini mencerminkan pemulihan signifikan setelah produksi Daihatsu sempat dihentikan pada tahun sebelumnya.
Untuk pasar internasional, Toyota membukukan penjualan 7.616.654 unit, naik 3,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Dengan capaian ini, Toyota tetap mempertahankan posisinya sebagai produsen kendaraan terbesar di dunia, melampaui Volkswagen Group.
Jika melihat performa brand Toyota dan Lexus secara spesifik, keduanya juga mencatat peningkatan penjualan sebesar 4,5 persen atau total 8.705.094 unit sepanjang 2025. Di Jepang, penjualannya mencapai 1.265.631 unit, sementara pasar luar negeri menyumbang 7.439.463 unit, juga tumbuh 4,5 persen.
Pasar Amerika Utara menunjukkan pertumbuhan paling signifikan dengan kenaikan 7,7 persen menjadi 2.416.597 unit. Sementara itu, Amerika Latin (di luar Meksiko) mencatat kenaikan tipis sebesar 0,8 persen menjadi 403.629 unit.
Di Asia (tidak termasuk Jepang), penjualan naik 3,4 persen menjadi 2.670.721 unit, didorong oleh performa kuat di Tiongkok, India, Vietnam, dan Pakistan. Eropa juga mengalami peningkatan, meski lebih moderat, yaitu 2,3 persen menjadi 993.070 unit.
Momentum Kuat Segmen Elektrifikasi
Di segmen elektrifikasi, Toyota dan Lexus terus menunjukkan momentum kuat. Penjualan global kendaraan listrik meningkat 12,5 persen menjadi 4.131.758 unit dalam sepuluh bulan pertama tahun ini, yang setara dengan 47 persen dari total penjualan.
Penjualan kendaraan listrik baterai (BEV) bahkan melonjak lebih dari 30 persen menjadi 154.512 unit, hampir seluruhnya berasal dari pasar internasional. Adapun penjualan kendaraan hibrida (HEV) naik 9,5 persen menjadi 3.675.577 unit.
Secara keseluruhan, 2025 menjadi tahun yang solid bagi Toyota Group. Pemulihan produksi, pertumbuhan di pasar utama, serta performa kuat di segmen elektrifikasi menjadi faktor pendorong utama. Dengan tren positif ini, Toyota tampaknya berada di jalur yang tepat untuk menutup tahun dengan kinerja yang semakin kuat, sekaligus mempertahankan dominasinya di industri otomotif global.