5 Kandidat Manajer Interim yang Bisa Menyelamatkan Musim Liverpool: Pulangkan Klopp?

Liverpool sedang mengalami periode terpuruk dan membutuhkan sosok yang mampu memulihkan performa tim. The Reds kemungkinan dapat menunjuk manajer interim untuk kembali mengangkat kinerja mereka.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 November 2025, 15:53 WIB
Manajer Liverpool, Arne Slot, dalam laga melawan Aston Villa di Anfield, Sabtu (1/11/2025). (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool tengah memasuki periode yang penuh tekanan setelah performa buruk terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Serangkaian hasil negatif membuat posisi Arne Slot mulai dipertanyakan.

Dengan sembilan kekalahan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Liverpool berada dalam situasi terburuk sejak awal 1950-an. Kondisi ini membuat musim 2025/2026 terancam sulit diselamatkan jika tren negatif berlanjut.

Di tengah turbulensi tersebut, keputusan mengenai masa depan manajer menjadi semakin penting. Klub mungkin harus menunggu lebih lama untuk menunjuk sosok permanen yang benar-benar tepat.

Julian Nagelsmann disebut sebagai salah satu kandidat, namun ia masih menangani Timnas Jerman hingga Piala Dunia selesai. Situasi ini membuat pilihan jangka pendek menjadi opsi realistis.

Selain itu, Xabi Alonso juga ramai diperbincangkan karena rumor ketidakharmonisan di Real Madrid. Namun peluang untuk mendapatkannya dalam waktu dekat tampak kecil sehingga Liverpool perlu memikirkan alternatif lain.

Berikut ini lima kandidat potensial yang bisa ditunjuk Liverpool sebagai manajer interim untuk sisa musim 2025/2026.


1. Jurgen Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp merayakan kemenangan atas Chelsea setelah final Carabao Cup 2023/2024 di Stadion Wembley, Inggris, Minggu (25/02/2024). The Reds menang atas Chelsea dengan skor 1-0 melalui gol Virgil Van Dijk pada menit ke-118. (AP Photo/Alastair Grant)

Kepergian Klopp pada akhir musim 2023/2024 terasa sangat final bagi banyak pendukung. Tidak banyak yang membayangkan ia akan membuka peluang kembali ke Anfield.

Namun pernyataannya di sebuah podcast membuat wacana kepulangannya kembali mengemuka. Ia terdengar lebih terbuka terhadap kemungkinan tersebut dibanding sebelumnya.

Hubungannya dengan Michael Edwards disebut kurang mulus, tetapi hal itu tidak sepenuhnya menutup peluang. Klopp tetap memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan klub.

Meskipun kecil kemungkinan ia kembali untuk periode panjang, peran jangka pendek tidak sepenuhnya mustahil. Ia bisa membantu menjaga stabilitas sebelum mengambil pekerjaan internasional.


2. Steven Gerrard

Pelatih Aston Villa, Steven Gerrard, tampak bahagia usai mengantarkan Aston Villa meraih poin penuh. (AFP/Geoff Caddick)

Cuitan dari seorang jurnalis yang menyebut kemungkinan Gerrard menjadi manajer interim Liverpool sempat menarik perhatian. Banyak yang melihatnya sebagai candaan sekaligus harapan dari rival.

Gerrard memang mengalami penurunan reputasi setelah masa sulit di Aston Villa. Keputusannya melatih di Arab Saudi juga tidak membantu memperbaiki citranya.

Secara objektif, rekam jejaknya belum cukup untuk menangani klub sebesar Liverpool. Pengalamannya tidak menunjukkan kapasitas sebagai pemimpin taktik di level tertinggi.

Lanjut Baca:

Meski demikian, Gerrard masih memiliki kharisma yang mampu mengangkat moral tim. Dalam kondisi ruang ganti yang rapuh, hal ini bisa menjadi nilai tambah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya