Pluang Manfaatkan AI untuk Analisis Saham dan Crypto

Pluang memperkenalkan Aura AI, fitur analisis berbasis kecerdasan buatan untuk memantau pasar saham dan crypto

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 28 November 2025, 16:12 WIB
Aset kripto Bitcoin, Altcoin, hingga Meme Coin. (Ilustrasi By AI)

Liputan6.com, Jakarta Pluang memperkenalkan Aura AI, fitur analisis berbasis kecerdasan buatan untuk memantau pasar saham dan crypto. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mendapatkan gambaran pasar secara lebih cepat dan ringkas.

Aura AI beroperasi sepanjang hari di aplikasi Pluang dan menyediakan analisis lebih dari 1.000 aset, mulai dari saham AS, ETF, hingga crypto. Teknologi AI memproses data harga, volume, dan sentimen pasar dari berbagai sumber, kemudian menggunakan machine learning untuk mengidentifikasi pola tren.

Melalui pendekatan tersebut, pengguna dapat melihat gambaran tren bullish atau bearish yang sedang berlangsung dan memahami faktor yang memengaruhi pergerakan sebuah aset.

AI dalam Aktivitas Trading

Penggunaan AI dalam trading melibatkan algoritma yang mempelajari data historis dan kondisi pasar untuk mendukung proses analisis. Teknologi seperti machine learning, deep learning, hingga pemrosesan bahasa alami memungkinkan sistem membaca sentimen yang berasal dari berita maupun media sosial.

Dalam praktiknya, proses analitik AI meliputi pengumpulan data, pemrosesan, pelatihan model, hingga evaluasi berkelanjutan agar tetap relevan terhadap perubahan pasar.

Aura AI menyajikan data pasar dalam format ringkas, mencakup analisis teknikal, fundamental, serta ringkasan sentimen. Fitur ini juga menggabungkan tren harga dan ringkasan pasar untuk membantu pengguna memahami kondisi aset secara menyeluruh.

 

Akses dan Cakupan Analisis

Aset kripto Bitcoin, Altcoin, hingga Meme Coin. (Ilustrasi By AI)

Fitur ini dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan investor, termasuk kemudahan penggunaan dan cakupan data yang luas. Aura AI memungkinkan pengguna memantau kinerja saham AS, ETF, dan berbagai aset crypto pada satu aplikasi.

“Melalui teknologi AI yang cerdas ini, Aura AI membantu menyajikan data keuangan, tren pasar, serta analisis fundamental dan teknikal secara real time disajikan ringkas namun tetap akurat. Dengan demikian, investor dapat mengambil keputusan investasi dan melakukan trading saham maupun crypto dengan lebih cepat dan berbasis data,” ujar Director of Marketing and Commercial, Andreas Agung Hendrawan dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (28/11/2025).

Sebelum fitur ini hadir, sebagian pengguna harus beralih antara aplikasi trading dan aplikasi AI seperti ChatGPT atau Gemini untuk mencari analisis tambahan. Hadirnya Aura AI memungkinkan seluruh proses analisis dilakukan dalam satu aplikasi, tanpa harus mengetik prompt atau berpindah platform.

 

Keamanan dan Kepatuhan

Pluang menyatakan bahwa fitur ini beroperasi dengan standar keamanan dan enkripsi data yang sesuai regulasi di Indonesia. Aura AI juga tidak memberikan rekomendasi beli atau jual atas aset tertentu, melainkan hanya menyajikan informasi hasil pengolahan data internal dan pihak ketiga. Pengguna tetap diimbau untuk melakukan riset mandiri serta menyesuaikan keputusan dengan strategi masing-masing.

Risiko dan Batasan Penggunaan AI

Pergerakan pasar saham maupun crypto bersifat dinamis dan dipengaruhi banyak faktor eksternal. AI hanya menjadi alat bantu yang bekerja berdasarkan data historis dan pola yang pernah terjadi. Karena itu, pengguna tetap perlu mempertimbangkan risiko dan tidak sepenuhnya mengandalkan hasil analisis AI. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya