Duel Lamine Yamal vs Estevao: Siapa yang Lebih Dekat ke Level Messi-Ronaldo?

Perbandingan lengkap Yamal dan Estevao setelah laga di Stamford Bridge, termasuk statistik, pencapaian, dan komentar Maresca soal potensi keduanya.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 28 November 2025, 13:29 WIB
Aksi Lamine Yamal pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (Dok. @FCBarcelona)

Liputan6.com, Jakarta Pertemuan Barcelona dan Chelsea di Stamford Bridge menghadirkan sorotan besar pada dua pemain muda yang tengah naik daun.

Lamine Yamal dan Estevao menjadi tokoh utama dalam laga yang memicu banyak perbandingan di antara keduanya. Performa keduanya memancing diskusi yang meluas hingga usai pertandingan.

Estevao mencuri perhatian melalui kontribusi besarnya saat Chelsea menang meyakinkan atas tim tamu. Gol spektakuler yang ia hasilkan pada penampilan klubnya yang ke-100 menjadi penanda kuat kualitas yang sedang ia bangun.

Di sisi lain, Yamal tetap menjadi acuan perkembangan bakat remaja setelah konsisten tampil di level tertinggi bersama Barcelona.

Komentar pelatih Chelsea, Enzo Maresca, semakin memperkuat narasi soal potensi keduanya. Ia menempatkan dua pemain muda ini dalam percakapan besar ketika menyebut mereka berpeluang mencapai level legenda sepak bola modern.


Perbandingan Yamal dan Estevao

Gelandang Chelsea asal Brasil #41, Estevao, merayakan gol kedua mereka dalam pertandingan fase grup Liga Champions antara Chelsea dan Barcelona di Stamford Bridge, London, Rabu (26-11-2025). (Adrian Dennis/AFP)

Perbandingan antara Yamal dan Estevao dilakukan berdasarkan 100 penampilan pertama mereka di level klub.

Pendekatan ini digunakan untuk memberikan gambaran yang seimbang tentang perkembangan awal masing-masing pemain. Keduanya mencapai tonggak tersebut pada tahun yang sama, meski melalui perjalanan yang berbeda.

Estevao mengumpulkan 83 laga saat memperkuat Palmeiras sebelum mencatat 17 penampilan tambahan usai bergabung dengan Chelsea.

Yamal seluruhnya mencatat 100 laga bersama Barcelona, membuat kualitas lawan yang ia hadapi menjadi bagian penting dalam menilai performanya. Perbedaan konteks ini menjadi elemen yang turut dipertimbangkan dalam evaluasi.

Secara kontribusi, Estevao menonjol dalam urusan mencetak gol dengan 32 torehan, sementara Yamal mengimbangi lewat kreativitas. Ia menghasilkan 27 assist, unggul sembilan dari Estevao, dan berperan besar dalam mendukung para penyerang Barcelona.


Trofi dan Pencapaian di Usia Muda

Penyerang Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 10, Lamine Yamal, merayakan gol penyeimbang 2-2 dalam pertandingan pekan ke-4 Liga Champions UEFA antara Club Brugge dan FC Barcelona di Stadion Jan Breydel, Bruges, Kamis (6-11-2025) dini hari WIB. (NICOLAS TUCAT/AFP)

Yamal memimpin dalam hal pencapaian gelar pada periode 100 penampilan pertamanya. Ia sudah mengangkat tiga trofi bersama Barcelona, termasuk Copa del Rey dan Supercopa de Espana.

Gelar La Liga 2022/23 tercatat meski ia hanya tampil sekali, dan ia kembali menjadi juara liga pada 2024/25 tidak lama setelah mencapai penampilan ke-100.

Catatan itu semakin kontras ketika menilik prestasi di level tim nasional. Meski tidak dihitung dalam perbandingan klub, sumber mencatat kemenangan Yamal di Euro 2024 bersama Spanyol. Faktor ini menjadi refleksi tambahan atas percepatan kariernya.

Lanjut Baca:

Estevao meraih dua gelar pada tahap awal kariernya. Ia mencatatkan kemenangan di Campeonato Brasileiro Serie A pada 2023 dan Campeonato Paulista setahun kemudian. Kedua gelar tersebut menjadi fondasi dari reputasinya sebelum hijrah ke Inggris.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya