Fungsi dan Cara Kerja Stang Seher pada Mesin Motor

Stang seher adalah komponen sederhana, tapi memiliki fungsi dan peran yang vital dalam menggerakkan mesin motor.

oleh Azkal Azkia NurrohmatDiterbitkan 30 November 2025, 08:03 WIB
Stang seher adalah komponen dengan fungsi dan peran yang sangat vital dalam mesin motor (Suzuki)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam mesin motor, terdapat komponen yang cukup penting, yaitu stang seher atau dikenal juga dengan connecting rod. Komponen yang terlihat sederhana ini, memiliki peran yang vital dalam menggerakkan mesin motor. 

Jika tidak ada komponen ini, maka tenaga yang dihasilkan dari pembakaran di ruang bakar tidak akan bisa diteruskan untuk memutar poros engkol atau crankshaft dan menghasilkan tenaga pada kendaraan. 

Disitat dari laman Suzuki, fungsi utama dari stang seher adalah menghubungkan piston dan poros engkol. Pada setiap mesin kendaraan roda dua, piston bergerak naik turun di dalam silinder akibat proses pembakaran bahan bakar. 

Dengan kata lain, komponen ini tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya seher yang bertugas meneruskan gaya linear dari piston menjadi gerakan rotasi pada poros engkol. 

Tak hanya itu, komponen ini juga menjaga keseimbangan gerak piston. Tanpa adanya komponen ini, piston tidak dapat bekerja secara stabil sehingga menimbulkan getaran lebih bahkan kerusakan pada mesin. 

Seher juga didesain dengan material khusus, seperti baja atau paduan logam berkekuatan tinggi. Hal tersebut untuk memastikan daya tahan terhadap tekanan dan panas ekstrem selama proses pembakaran terjadi. 

Cara kerja dari komponen ini cukup sederhana, tapi juga sangat penting. Ketika piston bergerak ke bawah akibat ledakan pembakaran di ruang bakar, seher akan mendorong poros engkol sehingga menghasilkan getaran memutar. 

Lalu, ketika piston bergerak ke atas untuk kompresi, komponen ini akan kembali menarik piston agar sinkron dengan perputaran poros engkol. 

Proses ini terjadi terus-menerus dalam kecepatan tinggi sehingga kendaraan dapat berjalan dengan lancar. 

Stang seher juga membantu menjaga sinkronisasi antarkomponen mesin. Setiap detiknya, komponen ini bekerja berulang kali bersama dengan piston dan poros engkol. 

 

Masalah yang Terjadi Ketika Stang Seher Rusak

Kerusakan pada stang seher tidak bisa dianggap sepele. Karena fungsinya yang penting bagi kendaraan, ketika komponen ini bermasalah, maka efeknya bisa langsung terasa pada performa mesin. 

Berikut adalah beberapa masalah yang akan terjadi apabila stang seher rusak. 

1. Mesin Mengeluarkan Bunyi (Knocking)

Salah satu tanda yang paling umum terjadi apabila stang seher rusak, yaitu munculnya suara ketukan logam di dalam mesin. Bunyi ini akan lebih jelas terdengar saat kendaraan dipacu pada putaran tinggi. 

Suara tersebut dapat muncul karena celah antara komponen seher dengan poros engkol sudah sangat longgar, sehingga menimbulkan hentakan setiap kali piston bergerak. 

2. Getaran Mesin Berlebihan 

Stang seher yang rusak atau bengkok dapat menimbulkan gerakan piston menjadi tidak seimbang. Akibatnya, mesin akan terasa bergetar lebih kuat daripada biasanya. 

3. Penurunan Performa Mesin

Kerusakan pada stang seher membuat performa mesin menjadi tidak tersalurkan dengan sempurna ke poros engkol. 

Hal ini dapat mengakibatkan tenaga yang dihasilkan mesin berkurang drastis. Kendaraan akan terasa lemah jika dibawa pada jalanan menanjak dan membawa beban berat, dan dapat menimbulkan mesin mati mendadak. 

Adapun cara untuk mencegah kerusakan pada stang seher, yaitu dengan rutin mengganti oli mesin juga disandingkan dengan menggunakan bahan bakar berkualitas. 

Tak hanya itu, melakukan servis secara berkala juga dapat dilakukan untuk mengetahui seberapa maksimalnya stang seher tersebut berfungsi. 

Dengan memahami fungsi, cara kerja, serta masalah yang sering terjadi ketika stang seher rusak, Anda bisa lebih waspada dalam menjaga kondisi mesin kendaraan agar selalu awet dan bertenaga.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya