Prabowo Panggil Menteri ke Istana, Bahas Banjir dan Longsor di Sumatera

Sebagai salah satu nama yang diminta hadir, Bima Arya bakal lapor penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera ke Prabowo.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 27 November 2025, 15:48 WIB
Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Padang, Kecamatan Koto Tangah menjadi wilayah dengan jumlah terdampak terbesar, yaitu 20.983 warga. Tampak dalam foto, warga bertahan di tepi sungai saat banjir melanda Padang, Provinsi Sumatra Barat, pada Kamis 27 November 2025. (REZAN SOLEH/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajaran menteri ke Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, bakal melaporkan perkembangan peristiwa bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera ke presiden.

"Oh, belum (arahan Presiden). Nanti, kami akan laporkan mengenai itu," tutur Bima Arya di Istana Negara, Jakarta.

Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri telah berkomunikasi dengan para kepala daerah dalam rangka percepatan penanganan bencana alam akibat cuaca ekstrem di sana. Dia mengulas, wali kota Langsa bahkan tidak bisa mengakses daerahnya lantaran baru kembali dari Jakarta.

“Dan saluran komunikasi masih terputus di sana,” jelas dia.

 

Bima Sebut Pejabat Terkait Sudah Terjun ke Lokasi

banjir bandang di Malalak (Liputan6.com/istimewa)

Bima Arya mengaku telah mengirim sejumlah pejabat dari Kementerian/Lembaga terkait untuk terjun langsung ke lokasi bencana alam. Akses jalan, komunikasi, hingga listrik yang terputus akan segera dipulihkan.

"Berusaha untuk berkoordinasi dengan PLN dan para provider untuk memulihkan jalur komunikasi. Nah, Pak Safrizal juga, Dirjen Adwil, telah mengoordinasikan untuk akses tambahan ke sana dalam hal transportasi. Ya, helikopter dari Polda, dari Provinsi, dari Polri begitu ya, untuk diutamakan. Karena sampai saat ini masih terputus ke banyak daerah," ungkapnya.

Bima Arya memastikan akan memberikan laporan ke Prabowo terkait banjir dan longsor di Sumatera. Termasuk juga urusan infrastruktur dan perekonomian.

"Ya, sepertinya antara lain begitu, ya. Tapi kelihatannya ada juga hal-hal lain seperti infrastruktur di daerah, kondisi perekonomian di daerah, dan lain-lain," kata Bima Arya menandaskan.

Infografis Waspada Banjir Rob di Pesisir Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya