Gedung Hunian di Hong Kong Kebakaran, 4 Orang Tewas 2 Lainnya Kritis

Akibat kebakaran, arus lalu lintas kendaraan di dekat gedung hunian tersebut mengalami gangguan.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 26 November 2025, 17:57 WIB
Setidaknya empat orang tewas ketika kebakaran melanda beberapa blok gedung tinggi di Hong Kong pada Rabu (26/11/2025) dengan beberapa penghuni dilaporkan terjebak di dalamnya (Dok. AFP).

Liputan6.com, Hong Kong - Empat orang tewas dalam kebakaran besar yang melanda beberapa menara tinggi di kompleks perumahan Wang Fuk Court, distrik Tai Po, Hong Kong utara, pada Rabu (26/11/2025).

Peristiwa ini juga menyebabkan sejumlah korban mengalami luka serius serta mengakibatkan gangguan transportasi di kawasan sekitarnya, dikutip dari laman Straits Times, Rabu (26/11).

Menurut laporan kepolisian yang dikutip lembaga penyiaran publik RTHK, beberapa penghuni terjebak di dalam bangunan ketika kebakaran terjadi, sementara dua orang menderita luka bakar parah. Beberapa petugas pemadam kebakaran turut mengalami cedera saat berupaya memadamkan api.

Pemerintah Hong Kong mengonfirmasi kepada AFP bahwa hingga pukul 17.00 waktu setempat, “empat orang dinyatakan tewas dan dua dalam kondisi kritis, dan satu dalam kondisi stabil,” menurut perwakilan Departemen Layanan Informasi pemerintah.

Departemen pemadam kebakaran menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 14.51 waktu setempat. Alarm darurat kemudian ditingkatkan menjadi level No. 4 pada pukul 15.34 — tingkat tertinggi kedua dalam sistem peringatan kebakaran Hong Kong.

Wang Fuk Court merupakan kompleks hunian dengan delapan blok yang menyediakan hampir 2.000 unit apartemen. Beberapa menara terdekat terlihat dikelilingi perancah bambu, sementara asap abu-abu tebal mengepul ketika layanan darurat berusaha mengendalikan kobaran api.

Departemen Perhubungan Hong Kong mengumumkan penutupan total ruas jalan Tai Po akibat kebakaran tersebut. Rute sejumlah bus pun dialihkan sementara hingga situasi dinyatakan aman.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran, dan pihak berwenang menyatakan investigasi sedang dilakukan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya