Transaksi BCA UMKM Fest 2025 Sentuh Rp 20,3 Triliun, Naik 19%

BCA mencatat ada tiga kategori produk yang digemari pengunjung dalam BCA UMKM Fest 2025.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 26 November 2025, 17:30 WIB
Gedung BCA (Dok: BCA)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA berhasil membukukan nilai transaksi Rp 20,3 triliun pada BCA UMKM Fest 2025, tumbuh 19 persen pada acara yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah transaksi yang tercipta secara online dan offline mencapai 134.235, melejit 54,1 persen dibanding capaian tahun lalu. 

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan, catatan tersebut jadi bukti bahwa sinergi antara perbankan, teknologi, dan kreativitas pelaku UMKM mampu menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan. 

"Capaian pada BCA UMKM Fest 2025 membuktikan, bahwa ketika dukungan tepat diberikan, UMKM mampu menunjukkan potensi luar biasa. Kami berkomitmen terus menjadi fasilitator pertumbuhan UMKM," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).

Terdapat tiga kategori produk yang paling diminati pengunjung BCA UMKM Fest 2025, yakni makanan dan minuman, kesehatan dan kecantikan, serta fesyen. Terhitung ada 3 juta lebih pengunjung website BCA UMKM Fest dan para mitra pelaksanaan online, yakni Grab indonesia dan Blibli.com. Jumlah tersebut naik 30 persen secara tahunan.

Hera menyampaikan, BCA UMKM Fest 2025 jadi bagian dari dukungan perseroan terhadap sektor usaha kecil, termasuk melalui program UMKM Go Export dan workshop sertifikasi halal. Hingga September 2025, penyaluran kredit BCA ke sektor UMKM tercatat Rp 129,3 triliun, meningkat 7,7 persen secara tahunan.

"BCA berkomitmen terus hadir memberikan platform bagi para pelaku usaha untuk memperluas pasar, meningkatkan penjualan melalui berbagai platform, serta memperkuat daya saing agar UMKM dapat go global," kata Hera.

Salurkan Kredit Rp 944 Triliun

Gedung BCA (Dok: BCA)

Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bersama entitas anak mencatat pertumbuhan kredit sebesar 7,6% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 944 triliun hingga akhir September 2025.

Kinerja ini ditopang oleh ekspansi kredit yang tetap berkualitas serta likuiditas yang terjaga. Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) meningkat 7,0 persen YoY, dengan CASA menjadi sumber pendanaan utama. Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, laba bersih BCA dan entitas anak naik 5,7 persen YoY menjadi Rp 43,4 triliun.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Hendra Lembong, mengatakan terjaganya penyaluran kredit di berbagai sektor mencerminkan komitmen BCA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 

BCA Expo 2025

Petugas melakukan pengecekan rutin RCW Tank di Wisma BCA Foresta, BSD pada Kamis (16/6/2022). Wisma BCA Foresta merupakan gedung yang beroperasi sejak Oktober 2020 dengan peruntukan sebagai kantor pusat BCA dengan Total luas bangunan lebih dari 45.000 m2. (Liputan6.com/HO/BCA)

Ia menambahkan, pelaksanaan BCA Expo 2025 yang diperpanjang hingga 31 Oktober menjadi salah satu upaya mendorong pembiayaan sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Kredit korporasi tercatat menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan 10,4 persen YoY menjadi Rp 436,9 triliun per September 2025. Kredit komersial naik 5,7 persen YoY menjadi Rp 142,9 triliun, sedangkan kredit UKM tumbuh 7,7 persen YoY mencapai Rp 129,3 triliun.

Untuk kredit konsumer, pertumbuhannya sebesar 3,3 persen YoY menjadi Rp 223,6 triliun, dipicu oleh peningkatan KPR 6,4 persen YoY menjadi Rp 138,8 triliun. Pinjaman konsumer lain, terutama kartu kredit, tumbuh 6,9 persen YoY ke Rp 23,5 triliun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya