Masyarakat Didorong Hidup Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan, Gunakan Pemurni Air Serta Udara

Coway Indonesia memperluas program CSR Journey to Purity dengan menghadirkan pemurni air dan udara di fasilitas publik dan tempat ibadah.

oleh Khamelia MarshaDiterbitkan 27 November 2025, 17:05 WIB
Foto udara salah satu kawasan perumahan bersubsidi di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis sore (19/9/2024). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - PT Coway International Indonesia memperluas program Journey to Purity untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat dan ramah lingkungan dengan menghadirkan pemurni air dan udara di fasilitas publik serta tempat ibadah di Jakarta. 

Pemasangan pemurni air dan udara di fasilitas publik, memungkinkan warga perkotaan mengakses air minum yang bersih dan udara yang lebih sehat, meskipun kualitas lingkungan masih menghadapi tantangan polusi dan air yang kurang layak.

Melalui penerapan teknologi pemurnian bersertifikasi yang aman dan efisien, sekaligus bertujuan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan gaya hidup berkelanjutan.

"Melalui Journey to Purity, kami ingin memberikan manfaat nyata dengan menghadirkan solusi berkelanjutan untuk kebutuhan air minum yang higienis dan udara dalam ruang yang bersih," ujar Presiden Direktur Coway Indonesia, Tony Cho, melansir Antara, Kamis (27/11/2025).

"Kami berharap kontribusi ini mendorong masyarakat menjalani gaya hidup lebih sehat," sambung dia.

Tony menjelaskan, inisiatif ini diarahkan untuk mengurangi penggunaan air kemasan plastik sekali pakai.

Dengan menghadirkan perangkat pemurni air di ruang publik dan tempat ibadah, kata dia, masyarakat diharapkan dapat beralih ke konsumsi air minum yang lebih ramah lingkungan.

"Tahun 2025, perusahaan menyalurkan sejumlah perangkat pemurni air dan udara kepada berbagai yayasan dan fasilitas keagamaan di Jakarta," ucap Tony.

 

Filtrasi Berlapis

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini hujan lebat untuk Banda Aceh dan sekitarnya, yang mengindikasikan risiko bencana hidrometeorologi masih tinggi. Tampak foto udara menunjukkan pemandangan umum rumah-rumah penduduk di bawah awan setelah hujan lebat di Darul Imarah, pinggiran Banda Aceh, pada Kamis 27 November 2025. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Tony mengungkapkan, teknologi filtrasi water purifier Coway mampu menyaring hingga 99,9 persen bakteri serta partikel halus seperti mikroplastik dan BPA.

Sementara itu, air purifier Coway menggunakan sistem filtrasi berlapis untuk mengurangi polutan udara dan partikel mikro yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan.

Melalui teknologi yang dikembangkan oleh pusat riset Coway di Korea Selatan, lima produknya juga telah memperoleh Sertifikasi Halal MUI sejak April 2024.

Tony menambahkan, Coway menargetkan perluasan wilayah penerima manfaat sebagai bagian dari misinya menjadi pelopor solusi hidup sehat di Indonesia.

"Perusahaan akan terus memperkuat program CSR yang berfokus pada lingkungan bersih dan pengurangan limbah plastik, sejalan dengan tren gaya hidup berkelanjutan di kawasan perkotaan," kata Tony.

Infografis Kualitas Udara di Jakarta Tidak Sehat. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya