Liputan6.com, Jakarta - - Lagu Natal legendaris Mariah Carey “All I Want For Christmas Is You”, kembali menunjukkan dominasinya menjelang akhir tahun. Setiap musim liburan, lagu ini hampir selalu terdongkrak oleh tren streaming dan playlist tematik.
Dilansir dari Forbes, Rabu (26/11/2025) tahun ini, peluangnya semakin besar untuk mencatat rekor baru: jumlah pekan terbanyak di posisi No. 1 Billboard Hot 100 sepanjang sejarah. Jika berhasil kembali memuncaki chart, Mariah Carey berpotensi menggeser dua lagu yang selama ini menjadi pesaing terkuatnya.
Advertisement
Indikasinya sudah terlihat dari pergerakan minggu ini. Lagu tersebut kembali menanjak dan diprediksi menembus Top 5 pada pekan depan, dengan peluang besar untuk menggulingkan dominasi Taylor Swift.
Analis musik menyebut momentum streaming liburan sebagai faktor pendorong terbesar, terutama karena perilisan playlist Natal yang mulai masif sejak pertengahan November.
Sementara itu, Taylor Swift masih mempertahankan posisi puncak dengan “The Fate of Ophelia”, yang kini menguasai Hot 100 selama tujuh minggu berturut-turut. Lagu itu menjadi salah satu single terkuat Swift sepanjang kariernya, berada sejajar dengan rekor “Blank Space” dan hampir menyamai “Anti-Hero” yang bertahan delapan minggu.
Namun kembalinya lagu Mariah ke tangga atas mulai menggeser dinamika. “All I Want For Christmas Is You” melesat ke posisi 8 minggu ini, menandakan tren naik yang mirip dengan tahun-tahun sebelumnya. Bila laju ini berlanjut, gelar lagu terlama di No. 1 bisa berpindah tangan kembali.
Lagu All I Want For Christmas Is You Selalu No. 1
Popularitas tahunan “All I Want For Christmas Is You” sebenarnya tak lepas dari evolusi aturan chart Billboard. Lagu ini baru muncul di Hot 100 pada tahun 2000, enam tahun setelah perilisan awalnya, karena aturan lama yang mewajibkan single fisik untuk masuk chart. Setelah aturan itu dicabut, barulah lagu Carey mulai mendapatkan ruang.
Momentum tersebut semakin besar ketika Billboard merombak formula chart pada 2018, yang membuat streaming menjadi penentu utama. Lagu ini memang identik dengan periode liburan dan menjadi salah satu lagu paling banyak diputar di platform digital setiap tahun.