Legenda Manchester United Heran Sosok Ini Tak Pernah Diberi Kesempatan Bekerja di Old Trafford

Setelah sempat tak terkalahkan di lima pertandingan, Ruben Amorim kembali berada di bawah tekanan di Manchester United setelah kekalahan mengecewakan dari Evert

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 27 November 2025, 09:00 WIB
Pemain Everton, Kiernan Dewsbury-Hall, mencetak gol ke gawang Manchester United pada pekan 13 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Old Trafford, Selasa (25/11/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Ketika kepercayaan diri Ruben Amorim tumbuh sebagai pelatih kepala Manchester United, kekalahan 0-1 dari Everton di Old Trafford justru memperburuk lagi suasana.

Hasil ini juga mengakhiri rentetan lima pertandingan tak terkalahkan di Liga Inggris dan MU kini berada di posisi ke-10 klasemen sementara setelah kehilangan kesempatan untuk naik ke empat besar.

Meskipun Sir Jim Ratcliffe secara terbuka mendukung Amorim, penampilan tak bergigi MU terhadap Everton yang hanya memiliki 10 pemain tentu saja telah menimbulkan kekhawatiran tentang masa depannya.

MU telah mencoba berbagai macam manajer untuk mencoba kembali ke kejayaan mereka sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson. Jose Mourinho membawa disiplin dan karisma, Louis van Gaal membawa pemahaman taktis yang mendalam.

Kemudian Ole Gunnar Solskjaer hidup dan bernapaskan United, dan Erik ten Hag adalah pelatih muda yang menjanjikan yang seharusnya membawa gaya bermain yang energik.

Berbicara di podcast The Good, The Bad and The Football, legenda MU, Nicky Butt, mengaku heran mantan rekan setimnya, Roy Keane, tak pernah ditawari pekerjaan itu.


Mirip Sir Alex Ferguson

Benjamin Sesko (kiri) berhasil mencetak gol yang perdana bersama Manchester United, saat bersua Brentford pada laga pekan keenam Premier League di Gtech Community Stadium, London, Sabtu (28/9/2025) malam WIB. Sayangnya, gol Sesko tak mampu menghindarkan MU dari kekalahan 1-3 melawan Brentford. (AFP/JUSTIN TALLIS)

“Satu-satunya hal yang tidak pernah bisa saya pahami adalah mengapa Roy Keane tidak pernah mendapat kesempatan di Man United. Saya punya, dan dia teman saya, jadi ini agak bias, tetapi jika Anda melihat kepribadian dan karier bermainnya, karakternya, dan apa yang dia lakukan dalam manajemennya, dia tampil luar biasa di Sunderland," katanya.

“Dan jika Anda melihat semua masalah yang mereka alami dan dia masih tinggal di daerah ini, saya tidak dapat membayangkan bagaimana tidak ada yang berdiskusi dengannya dan duduk bersama, lalu berkata, apakah Anda tertarik dengan pekerjaan ini?" ujar Butt.

Menurut Butt, jika situasinya sedang buruk, layak memasukkan Roy, karena dia orang yang sangat cerdik, pintar. "Mereka akan manggil pelatih yang sangat bagus untuk melakukan hal-hal yang mungkin dia pikir bukan keahliannya."

Roy sangat mirip manajer Alex Ferguson. Dia bisa mengelola orang, bersemangat di hari pertandingan, mampu memberi tahu orang apa yang harus dilakukan, dan mengamatinya.

Lanjut Baca:

"Dia tidak cukup bodoh untuk berpikir saya bisa melakukan segalanya. Dan saya tidak bisa membayangkan bagaimana para penguasa di klub sepak bola itu tidak akan berbicara dengannya selama lima tahun terakhir."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya