Chelsea vs Barcelona: Menang Telak, Ini Penjelasan Mengapa 3 Gol The Blues Lainnya Dianulir

Banyak gol tercipta di Chelsea vs Barcelona.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 26 November 2025, 08:34 WIB
Selebrasi Liam Delap usai mencetak gol dalam laga Liga Champions antara Chelsea vs Barcelona, Rabu (26/11/2025). (AP Photo/Kin Cheung).

Liputan6.com, Jakarta - Duel Chelsea vs Barcelona di Liga Champions menghasilkan skor luar biasa. Chelsea menang meyakinkan 3-0 di Stamford Bridge, Rabu (26/11/2025). Bahkan, The Blues bisa menang telak jika tiga gol lagi tidak dianulir wasit.

The Blues pada malam bersejarah itu, datang ke pertandingan sebagai tim yang kurang diunggulkan, tetapi mereka berhasil mengalahkan tim Catalan yang tampil buruk. Pasukan Enzo Maresca seharusnya bisa merayakan kemenangan 6-0 jika tiga gol mereka tidak dianulir karena berbagai alasan.

Untungnya bagi pelatih Italia tersebut, timnya bangkit dan meraih tiga poin penuh usai mengalahkan skuad Hansi Flick. Tuan rumah tidak bisa mengeluhkan tiga gol yang dianulir oleh wasit Slovenia, Slavko Vincic, dan VAR.

Fernandez awalnya sudah membawa pasukan Maresca unggul pada menit keempat, tetapi Wesley Fofana dinilai menyentuh bola dengan tangannya. Vincic berkonsultasi dengan VAR dan menganulir gol tersebut.

Mantan wasit Liga Inggris Mark Clattenburg menjelaskan situasi tersebut. "Ya, Slavko Vincic langsung meniup peluit saat bola masuk ke gawang, ia segera meniup peluit untuk memberi tahu semua orang bahwa ia pikir itu handball. Saat bola masuk, di situlah ia mengira ia menyentuh bola dengan tangannya, dalam proses menuju gol."

"Ini menarik karena ia bukan pencetak gol langsung dan jika mereka menganggap handball ini tidak disengaja, maka gol akan disahkan karena ia tidak mencetak gol secara langsung," ujarnya.


Mark Clattenburg Setuju dengan Keputusan Ini

Momen gol bunuh diri Jules Kounde dalam laga Liga Champions antara Chelsea vs Barcelona, Rabu (26/11/2025). (AP Photo/Kin Cheung)

Chelsea terus menekan dan Fernandez kembali mencetak gol, tetapi kali ini offside terhadap Trevoh Chalobah merugikan pemain Argentina itu. Clattenburg setuju dengan keputusan ini:

"Apakah Chalobah mendapatkan sentuhan itu karena saya pikir pencetak gol berada dalam posisi onside? Tapi sentuhan di tengah lapangan itu mungkin membuatnya tidak nyaman." Dia hanya harus berada di depan bola."

"Saat umpan silang masuk, Chalobah berada dalam posisi offside dan karena dia berada dalam posisi offside, dialah yang akan dianggap offside," kata Mark Clattenburg.


Pelatih Barcelona Murka di Pinggir Lapangan

Reaksi Lamine Yamal dalam laga Liga Champions antara Chelsea vs Barcelona, Rabu (26/11/2025). (AP Photo/Kin Cheung)

Gol lain yang dianulir The Blues terjadi pada menit ke-51 setelah Andrey Santos masuk ke lapangan di babak pertama dan mengira dirinya telah mencetak gol, tetapi bendera offside menghentikan perayaannya. Ini adalah keputusan yang jelas dan tidak memerlukan penjelasan dari Clattenburg, yang digaungkan oleh Alan Shearer dalam komentar.

Lanjut Baca:

Gol pembuka Chelsea datang tanpa gangguan untuk menggagalkan keunggulan tim Maresca pada menit ke-27. Umpan silang kaki kanan rendah Marc Cucurella yang berbahaya dibelokkan ke gawangnya sendiri oleh Jules Kounde. Situasi semakin buruk bagi tim Spanyol di menit ke-44 ketika Ronald Araujo dengan bodohnya memberi wasit kartu kuning kedua. Flick tampak murka di pinggir lapangan saat timnya berantakan di babak pertama.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya