Liputan6.com, Beijing - Museum biasanya menjaga berbagai barang antik atau karya seni bernilai tinggi, sementara di China sebuah museum justru menawarkan kopi unik berbahan kecoa dan serangga lainnya. Meski minuman ini menantang, banyak anak muda membelinya karena rasa penasaran yang tak terkalahkan.
Serangga yang sudah dikeringkan dijadikan sebagai taburan di atas minuman, seperti ulat Hongkong kuning hingga kecoa yang sudah menjadi bubuk. Dengan harga enam dolar AS (sekitar Rp100 ribu), minuman kopi ini menjadi tren baru sejak diluncurkan pada akhir Juni, dilansir dari SCMP, Rabu (26/11/2025).
Advertisement
Kedai kopi ini berada di dalam museum serangga yang berlokasi di Beijing, dan banyak pengunjung yang datang karena penasaran dengan rasa atau tampilan minuman itu.
Bahan Edisi Terbaru
Menurut salah satu karyawan, semua bahan untuk kopi mereka dibeli dari toko herbal pengobatan tradisional Tiongkok (TCM), sehingga serangga yang digunakan sudah terjamin keamanannya.
Selain itu, mereka juga merilis seri minuman baru yang dibuat menggunakan sari tumbuhan kantong semar, yang rasanya masih cukup mirip dengan kopi meski bahan yang digunakan terdengar ekstrem.
Sementara itu, jika pengunjung datang selama periode Halloween, kedai kopi kecoa juga menyediakan ramuan semut, edisi terbatas yang rasanya asam dari minuman lainnya.
Para pengunjung yang sudah mencoba merasakan kopi ini menyebut jika rasanya gosong dan sedikit asam, seperti yang dilaporkan dari The Cover. Seorang blogger asal Beijing, Chen Xi, juga ikut menjajalnya setelah didesak para penggemarnya.
Setelah mencobanya, ia baru menyadari jika rasanya tidak terlalu aneh dibandingkan kopi pada umumnya.
"Ya, ternyata tidak seburuk yang kukira," ucapnya.
Tren Kopi Unik
Inovasi kopi ekstrem dari serangga bukan hal yang baru di Tiongkok. Awal tahun ini, sebuah kafe di Provinsi Yunnan sempat viral karena mencampurkan cacing goreng dengan kopi.
Disusul juga sebuah kedai kopi di Provinsi Jiangxi timur yang menggunakan cabai goreng dan bubuk cabai ke dalam latte mereka.
Minuman kopi dari serangga yang memberikan pengalaman baru justru menunjukkan kreativitas kuliner di Tiongkok yang tidak pernah habis dalam mencoba hal-hal unik.
Meski tak selalu cocok di lidah semua orang, sebagian anak muda selalu memiliki rasa penasaran yang tinggi, sehingga tren minuman ekstrem tetap menjadi perhatian publik bagi yang ingin merasakan perbedaan dengan kopi biasa lainnya.